5 Amalan yang Harus Dilakukan Jelang Bulan Ramadan

Editor: Desy Wulandari
Umat Muslim, Sambut Bulan Ramadan dengan 5 Hal Ini
dok. Ilustrasi (seruni.id)
    Bagikan:

PortalMadura.Com – Bulan Ramadan 1443 H tinggal beberapa hari. Oleh karena itu, semua persiapan sudah mulai dilakukan agar siap menjalankan ibadah. Salah satunya yaitu puasa Ramadan. Ada banyak amalan sunah dan wajib jelang Ramadan yang bisa dilakukan untuk menambah tabungan pahala. Seperti, puasa wajib, sholat tarawih, qiyamul lail dan masih banyak lagi.

Lantas, amalan apa yang bisa dilakukan umat muslim jelang Ramadan agar kuat menjalan ibadah? Sebagaimana dilansir PortalMadura.Com dari laman okezone.com yang dikutip dari MNC Portal, berikut ini penjelasannya:

Mengganti Utang Puasa

Amalan menjelang bulan Ramadan selanjutnya mengganti atau meng-qadha hutang puasa Ramadan sebelumnya yang terlewat. Hal ini sebagaimana amalan Aisyah Radhiyallahu anha yang diceritakan oleh Abu Salamah, beliau berkata, “Saya mempunyai tanggungan utang puasa Ramadan. Saya tidak mampu mengqadhanya kecuali di bulan Syaban.”

Maksudnya, Aisyah Radhiyallahu anha begitu juga dengan istri-istri lainnya berjaga-jaga dan tidak pernah meminta izin berpuasa karena khawatir di antara mereka ada yang sedang dibutuhkan oleh Rasulullah SAW, sehingga baru meng-qadha puasanya di bulan Syaban.

Namun demikian, bagi yang belum bersuami hendaknya segera mengganti puasanya tanpa menunda-nunda, karena hal yang demikian lebih utama.

Memperbanyak Ibadah Sunah

Amalan menjelang bulan Ramadan bisa memperbanyak ibadah sunah, termasuk puasa. Bahkan disebutkan dalam salah satu hadis bahwa Rasulullah SAW lebih banyak berpuasa pada Syaban dibanding bulan lainnya selain dari puasa wajib Ramadan.

Baca Juga:  Suami Memukul Istri, Ini Hukumnya dalam Islam

Dari Aisyah Rahiyallahu ‘anha, beliau menuturkan: “Rasulullah SAW biasa mengerjakan puasa, sehingga kami berpendapat bahwa beliau tidak pernah tidak berpuasa. Akan tetapi aku tidak pernah melihat Rasulullah SAW berpuasa sebulan penuh, kecuali pada bulan Ramadan, dan aku tidak pernah melihat beliau lebih banyak berpuasa daripada puasa di bulan Syaban.” (HR Bukhari dan Muslim)

Selain untuk mengamalkan sunah Rasulullah SAW, puasa di bulan Syaban dapat diniatkan untuk melatih diri sebelum berpuasa wajib selama sebulan penuh Ramadan.

Menyambut dengan Gembira

Bisa menyambut bulan Ramadan dengan suka cita. Rasulullah SAW, para sahabat, dan ulama menyambut Ramadan dengan gembira serta melepasnya dengan kesedihan.

Dalam riwayat dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda: “Telah datang kepada kalian Ramadan, bulan yang penuh berkah. Allah wajibkan kepada kalian puasa di bulan ini. Di bulan ini akan dibukakan pintu-pintu langit, dan ditutup pintu-pintu neraka, serta setan-setan nakal akan dibelenggu. Demi Allah, di bulan ini terdapat satu malam yang lebih baik daripada 1.000 bulan. Siapa yang terhalangi untuk mendulang banyak pahala di malam itu, berarti dia terhalangi mendapatkan kebaikan.” (HR Ahmad dan Nasai)

Baca Juga:  Bagaimana Jika Terlanjur Makan Barang Haram? Ini yang Harus Dilakukan

Persiapan Jiwa dan Spiritual

Mempersiapkan diri lahir dan batin untuk melaksanakan ibadah puasa dan ibadah lainnya adalah amalan menjelang bulan Ramadan juga. Dengan hati yang ikhlas dan praktik ibadah yang sesuai petunjuk dan sunah Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam. Penyucian jiwa dengan berbagai amal ibadah dapat melahirkan keikhlasan, kesabaran, tawakal, serta amalan hati lainnya.

Belajar Ilmu Fikih Puasa

Bisa juga dengan belajar ilmu fikih puasa. Mua’dz bin Jabal radhiyallahu anhu berkata, “Hendaklah kalian memerhatikan ilmu, sebab mencari ilmu karena Allah adalah ibadah.”

Oleh karena itu, ilmu dapat mengetahui cara berpuasa yang benar sesuai petunjuk Rasulullah SAW. Selain mendapat pahala karena mencari ilmu, juga bisa berpuasa sesuai petunjuk.

Wallahu a’lam bishawab.


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.