oleh

5 Cara Tepat Mengatasi Demam saat Hamil

PortalMadura.Com – Tidak hanya berbagai masalah kesehatan serius yang bisa terjadi saat kehamilan, tapi masalah kesehatan ringan, seperti demam, juga bisa terjadi saat Anda hamil. Demam saat hamil mungkin termasuk masalah ringan, bahkan mungkin bisa hilang dengan sendirinya.

Tapi, tetap saja penanganannya harus diperhatikan saat Anda hamil. Tidak sembarang obat demam bisa Anda ambil saat hamil. Tentu semua orang pernah mengalami demam. Siapa pun akan merasa tidak nyaman dan khawatir saat suhu badannya panas.

Sebagaimana Anda ketahui, demam adalah meningkatnya suhu tubuh lebih dari 38 derajat Celcius. Sementara penyebab umum demam selama kehamilan, yaitu karena influenza, pneumonia, radang amandel, dehidrasi, dan lain sebagainya.

Dapat dikatakan bahwa demam merupakan masalah ringan dan bisa saja hilang dengan sendirinya. Namun bukan berarti Mama tidak meperhatikan masalah tersebut. Sebenarnya tetap harus waspada, sebab tidak sembarang obat penurun panas bisa diminum saat hamil.

Melansir dari laman Popmama.com, berikut ada 5 cara untuk mengatasi demam selama masa kehamilan. Yuks, simak dibawah ini.

Kompres dengan Air Hangat
Suhu hangat dapat memperlebar pembuluh darah, sehingga aliran darah dan suplai oksigen dapat lebih mudah mencapai daerah yang sakit. Jika mengalami demam di masa kehamilan, Mama bisa menaruh kain hangat di bagian dahi.

Hal ini akan membantu menurunkan dan mengeluarkan suhu panas dari dalam tubuh. Pemberian kompres pada area dahi sebaiknya tidak terlalu panas. Kompres hangat yang tepat ialah menggunakan sekitar 40-50 derajat Celcius saja dan tidak mengompres lebih dari 20 menit.

Mandi dengan Air Hangat
Saat badan sedang panas, biasanya orang menghindari aktivitas mandi. Mereka beranggapan akan memburuk kondisi tubuh. Tapi sebenarnya hal itu bukanlah cara yang benar. Penanganan tepat lainnya saat demam di kala hamil sebaiknya Mama mandi memakai air hangat.

Baca Juga: Antisipasi Corona, Pembesuk Napi WNA Lapas Pamekasan Diperketat

Dengan cara itu manfaatnya sama seperti tubuh saat dikompres dan perlahan demam akan membaik. Mama pun dapat menggunakan air hangat suam-suam kuku dan berendamlah selama 10 menit di dalamnya. Maka akan melancarkan peredaran darah dan badan Mama juga terasa lebih segar dari sebelumnya.

Perbanyak Minum Air Putih
Mencukupi kebutuhan cairan tubuuh saat suhu badan Mama sedang panas. Sebaiknya Mama perbanyak mengonsumsi air putih dan menghindari minuman berkarbonasi, kopi, atau teh. Di mana selama demam sistem kekebalan tubuh harus bekerja ekstra keras untuk melawan virus atau bakteri dan menyebabkan kehilangan cairan tubuh.

Sehingga berpotensi mengalami dehidrasi. Oleh karena itu, ibu hamil harus memperbanyak memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuh. Pasalnya air putih merupakan cairan terbaik untuk diminum ketika sedang sakit. Dengan meminum air putih selagi demam, maka akan membantu mendinginkan tubuh dari dalam ke arah luar.

Minum Obat Penurun Panas
Demam yang terjadi pada ibu hamil bisa saja disebabkan oleh beberapa faktor dari yang tidak berhubungan dengan kehamilan. Solusi yang tepat untuk meredakan suhu panas di masa kehamilan ialah meminum obat penurun panas. Secara umum obat parasetamol termasuk kategori aman dikonsumsi oleh ibu hamil.

Tapi sebaiknya tidak meminumnya terlalu banyak dan dalam jangka waktu sependek mungkin. Sedangkan di sisi lain hindarkan aspirin atau obat anti radang nonsteroid seperti ibuprofen, ya. Sebab obat-obatan tersebut bisa memengaruhi perkembangan janin. Untuk memastikannya, ada baiknya berkonsultasi dahulu kepada bidan atau petugas layanan kesehatan.

Periksakan Diri ke Dokter
Seseorang dikatakan demam ketika suhu badannya terasa panas dari biasanya. Sementara mengalami demam termasuk gejala dari suatu masalah di dalam tubuh yang harus dicari tahu penyebabnya, apalagi pada ibu hamil. Demam biasanya perlu diwaspadai jika suhu tubuh sudah mencapai angka lebih tinggi di atas 38°C.

Jika suhu tubuh kian meningkat dapat mengindikasikan adanya suatu infeksi serius. Munculnya suhu badan yang panas di masa kehamilan bisa meningkatkan risiko terjadinya kerusakan tabung saraf pada janin dan kemungkinan besar bisa terjadinya keguguran. Dalam hal ini Mama harus tetap waspada saat mengalami demam tinggi lebih dari 5 hari.

Segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Demam yang ringan pada ibu hamil bisa diobati sendiri di rumah, yaitu perbanyak istirahat untuk mengembalikan energi yang hilang dan juga kenakan pakaian dari bahan yang ringan agar sirkulasi udara berjalan dengan baik.

Rewriter : Nurul Hijriyah
Sumber : Popmama.com
Tirto.ID
Loading...

Komentar