oleh

5 Produk Kecantikan Alami Ini Sudah Ada Sejak Zaman Rasulullah, Apa saja?

PortalMadura.Com – Pada zaman Rasulullah SAW ternyata sudah ada beberapa produk kecantikan alami yang diajarkan dalam Islam. Hal ini dilakukan untuk memelihara keindahan muslimah.

Lantas apa saja produk kecantikan yang sudah ada pada zaman Rasulullah? Sebagaimana dilansir PortalMadura.Com dari laman okezone.com, berikut ini penjelasannya:

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Kapal Karam dan Dua Kerangka Jenazah Berhasil Dievakuasi Tim Sar Polda Jatim

Celak

Rasulullah menganjurkan kepada umatnya, baik laki-laki maupun perempuan, untuk menggunakan celak. Alasannya, celak memiliki khasiat untuk kesehatan mata, seperti memperindah bulu mata, mempertajam penglihatan, hingga mengobati iritasi pada mata.

Diriwayatkan Ibnu Abbas, Rasulullah SAW bersabda: “Celak yang terbaik untuk kamu adalah itsmid. Sesungguhnya ia bisa menjernihkan penglihatan dan menumbuhkan bulu mata.”

Kemudian hadis riwayat Ibnu Majah, Abu Hurairah radhiyallahu anhu berkata, Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang bercelak mata hendaklah ia melakukan dengan bilangan yang ganjil. Siapa yang bercelak dia telah melakukan kebaikan (dapat pahala) dan siapa yang hendak bercelak tiada kepayahan (dosa) baginya.”

Henna

Henna atau nama lainnya merupakan pacar merupakan salah satu produk kecantikan untuk memperindah kuku. Terbuat dari daun tanaman henna yang dikeringkan, kemudian ditumbuk menjadi bubuk halus.

Namun seiring perkembangan zaman, henna juga tersedia dalam bentuk pasta, sehingga mudah digunakan. Henna juga memiliki aroma yang khas, yaitu harum dedaunan.

Biasanya perempuan akan memakai henna di kuku, hasilnya bervariasi ada yang warna merah, oranye, dan coklat. Selain itu, henna juga kerap dijadikan pengantin untuk mempercantik tangannya.

Pensil Alis

Supaya memperindah bentuk alis tidak perlu dikerok karena dilarang oleh ajaran agama Islam, cukup memakai pensil alis untuk merapikannya. Rasulullah SAW bersabda: “Allah melaknat orang yang menato dan yang minta ditato. Allah pula melaknat orang yang mencabut rambut wajah dan yang meminta dicabut.” (HR Muslim Nomor 2125)

Sementara itu, Imam An-Nawawi rahimahullah ketika menerangkan an namsh, ia mengatakan: “An naamishoh adalah orang yang menghilangkan rambut wajah, sedangkan al mutanammishoh adalah orang yang meminta dicabutkan. Perbuatan namsh itu haram kecuali jika pada wanita terdapt jenggot atau kumis, maka tidak mengapa untuk dihilangkan, bahkan menurut kami hal itu disunnahkan.” (Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, 14/106)

Selain itu, celak juga bisa dijadikan pengganti pensil alis. Usapkan tipis-tipis, kemudian bisa dirapikan menggunakan sisir atau sikat alis.

Minyak Alami

Minyak alami seperti zaitun, kelapa, hingga benih delima dapat digunakan membantu merawat, dan menyehatkan rambut serta wajah. Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam pun memakai minyak zaitun sebagai perawatannya.

Dikutip dari akun Facebook The Capal, Rasulullah SAW bersabda: “Makanlah zaitun dan sapulah minyak zaitun. Sesungguhnya ia daripada pohon yang diberkati.”

Kemudian Habib Muhammad As-Saggaf mengatakan Rasullullah SAW memiliki cara yang bagus ketika menyapu minyak zaitun. Semua pergerakannya bertujuan untuk kecantikan. Pada setiap perbuatan tersirat hikmah tertentu.

Siwak

Ketua Program Pendidikan Manhaj Istinbath Fatwa Lembaga Dakwah Thariqah Qadiriyah Naqsyabandiyah (LDTQN) Pondok Pesantren Suryalaya Jakarta Ustadz Rakhmad Zailani Kiki mengatakan bersiwak adalah sunah Rasulullah SAW, dan bagi yang menggunakannya akan mendapatkan pahala.

Rasulullah bersabda: “Nabi bersabda, ‘Enam hal yang termasuk dari sunah-sunah (tradisi) utusan (Allah) adalah malu, bijaksana, bekam, siwak, memakai parfum, dan banyaknya istri’.” (Imam Nawawi, kitab Tanqihul Qaul)

“Di berbagai negara yang menggunakannya, siwak memiliki sebutan yang berbeda-beda. Sekadar contoh, masyarakat Tanzania menamakannya miswak. Sedangkan warga Pakistan dan Indian menyebutnya datan,” ungkapnya saat dihubungi Okezone beberapa waktu lalu.

Wallahu a’lam bishawab.

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar