oleh

6 Manfaat Cengkeh Untuk Kesehatan

PortalMadura.Com Manfaat Cengkeh sangat banyak dirasakan di setiap unsur olahan yang ada di Indonesia. Cengkeh sendiri merupakan rempah serbaguna dengan rasa manis dan aroma harum yang khas. Selama ini cengkeh biasanya hanya digunakan sebagai bumbu rendaman untuk panggangan, menambah rasa pada minuman hangat, hingga untuk memperkuat aroma kue.

Satu sendok teh cengkeh (2 gram) mengandung energi sebesar 21 kalori, 1 gram karbohidrat, dan 1 gram serat. Satu sendok teh cengkeh juga mampu memenuhi 30% kebutuhan mangan, 4% vitamin K, dan 3% vitamin C dari kebutuhan harian tubuh. Selain itu cengkeh juga mengandung kalsium, magnesium, dan vitamin E, meski jumlahnya sedikit.

Dilansir dari laman Kompas.Com, Minggu (5/7/2020) berikut manfaat cengkeh untuk kesehatan tubuh yang dirangkum portal madura:

6 Manfaat Cengkeh Untuk Kesehatan

Melindungi dari Kanker

Cengkeh diperkaya oleh antioksidan eugenol untuk melawan radikal bebas dalam tubuh yang bisa memicu perkembangan kanker. Cengkeh juga mengandung vitamin C sebagai antioksidan untuk membantu menetralisir radikal bebas.

Kekuatan antioksidan dalam cengkeh bahkan dilaporkan lima kali lebih efektif daripada vitamin E dan jenis antioksidan lainnya. Penumpukan radikal bebas dalam tubuh dapat merusak kode DNA dan menyebabkan stres oksidatif sehingga memicu berbagai penyakit kronis. Mulai dari radang sendi, penyakit jantung, aterosklerosis, stroke, hipertensi, tukak lambung, penyakit Alzheimer, penyakit Parkinson, kanker, sampai menyebabkan penuaan.

Membunuh Bakteri Penyebab Penyakit

Cengkeh memiliki sifat antibakteri yang mampu menghentikan infeksi. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa minyak esensial cengkeh efektif membunuh bakteri E. coli yang dapat menyebabkan kram perut, diare, hingga kelelahan.

Cengkeh juga membantu menjaga kesehatan mulut dengan menghentikan pertumbuhan dua jenis bakteri penyebab plak gigi dan penyakit gusi. Jika tidak ingin mengunyah cengkeh, gunakanlah obat kumur yang mengandung ekstrak cengkeh untuk mendapatkan manfaatnya.

Baca Juga: Ini 5 Obat Asam Urat Alami yang terbukti Ampuh

Meningkatkan Kesehatan Hati

Tidak hanya melindungi tubuh dari kanker, eugenol dalam cengkeh dapat membantu meningkatkan kesehatan hati. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa eugenol membantu meredakan gejala sirosis hati. Mengonsumsi suplemen eugenol selama satu minggu menurunkan kadar GST, enzim yang sering menjadi tanda penyakit hati.

Namun demikian, perlu diingat bahwa eugenol dapat berbalik menjadi racun bagi hati jika dikonsumsi dalam dosis tinggi. Satu kasus menunjukkan bahwa 5-10 ml minyak cengkeh pada anak-anak dapat menyebabkan kerusakan hati yang serius.

Menjaga Kesehatan Tulang

Manfaat cengkeh lainnya adalah menguatkan tulang. Pengeroposan tulang dapat meningkatkan risiko mengalami osteoporosis.

Kandungan dalam cengkeh yaitu ekstrak hidrokarbon termasuk senyawa fenolik seperti eugenol dan turunannya seperti flavon, isoflavon, dan flvonoid dapat membantu dalam menjaga kepadatan tulang dan kandungan mineral tulang.

Mengobati Sakit Mag

Sakit mag paling sering disebabkan oleh penipisan lendir lambung yang dipengaruhi oleh beragam faktor, seperti stres dan infeksi.

Sebuah penelitian pada hewan menunjukkan bahwa minyak esensial cengkeh dapat meningkatkan produksi lendir lambung yang berfungsi sebagai penghalang efek asam lambung, sekaligus mencegah erosi pada dinding lambung akibat cairan asam lambung.

Mengendalikan Kadar Gula Darah

Penelitian menunjukkan Manfaat Cengkeh dapat membantu mereka yang mengalami kelebihan gula darah, sebabĀ  senyawa yang ditemukan dalam cengkeh dapat membantu mengendalikan gula darah. Cengkeh dan nigericin ditemukan untuk meningkatkan penyerapan gula dari darah ke sel, meningkatkan sekresi insulin dan meningkatkan fungsi sel-sel yang menghasilkan insulin.

Insulin merupakan hormon yang bertanggungjawab untuk memindahkan gula dari darah ke sel. Dalam kombinasi dengan diet seimbang, manfaat cengkeh bisa membantu menjaga kadar gula darah.

Itulah Manfaat Cengkeh untuk kesehatan bagi anda yang ingin mencoba bahan herbal atau alami sebagai pengobatan, namu yang paling penting usahakan konsultasikan dengan dokter pribadi anda.

Rewriter : Oktaviana Dwi K. K
Sumber : kompas.com

Komentar