oleh

Ini 5 Obat Asam Urat Alami yang terbukti Ampuh

PortalMadura.com- Obat asam urat memang tidak bisa menyembuhkan penyakit asam urat secara totoal. Tapi dengan bantuan obat-obatan yang tepat, penyakit ini dapat dikendalikan. Demikian dilansir Alodokter.com.

Pemberian obat bertujuan untuk meredakan gejala dan mencegah risiko asam urat kambuh kembali. Jenis obat yang biasanya diresepkan dokter adalah colchicine dan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS).

Selain itu, dokter juga dapat memberikan obat-obatan untuk mengurangi kadar asam urat yang tinggi. Contoh obat-obatan penurun kadar asam urat ini adalah allopurinol, rasburicase, dan probenecid.

Penderita asam urat juga dianjurkan untuk mengubah pola hidup, seperti rutin berolahraga dan menurunkan berat badan bila obesitas.

Obat Asam Urat Alami

obat asam urat alami

Alodokter.com melansir, selain dengan obat-obatan dan menjalani pola hidup sehat, ada beberapa pilihan obat alami untuk mengobati asam urat, di antaranya:

1. Buah dan sayuran yang kaya vitamin C

Buah dan sayur yang kaya vitamin C dapat mengurangi kadar asam urat tinggi, hal ini berdasarkan sejumlaha studi kesehatan yang telah dilakukan. Buah jambu, jeruk, kiwi, mangga, pepaya, nanas, dan semangka, merupakan jenis buah yang direkomendasikan untuk penderita asam urat.

Sedangkan di sayuran ada bayam, kembang kol, brokoli, kentang, tomat, dan paprika. Semua sayur tersebut dikenal kaya akan vitamin C sehingga sangat direkomendasikan untuk obat herbal asam urat atau setidaknya membantu menurunkan kadar asam urat.

2. Kopi

Kopi diketahui memiliki kandungan mineral, polifenol, dan kafein yang dapat meningkatkan metabolime purin menjadi asam urat dan meningkatkan proses pembuangan asam urat melalui urine. Hal ini juga dapat mencegah asam urat untuk mengendap dan merusak tulang dan sendi.

Karena itu, konsumsi kopi bisa menjadi salah satu obat alami untuk membantu mengurangi kadar asam urat. Hanya saja, bila Anda memiliki riwayat sakit maag atau penyakit asam lambung, cara ini mungkin tidak dapat Anda lakukan karena konsumsi kopi dapat meningkatkan produksi asam lambung.

3. Jahe

Jahe merupakan tanaman yang banyak digunakan untuk menambah cita rasa pada masakan dan memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Karena memiliki kandungan antiradang, jahe dipercaya dapat meringankan rasa nyeri dan tidak nyaman karena pembengkakan akibat asam urat.

Untuk mengatasi asam urat Anda dapat mencampurkan satu sendok makan jahe parut ke dalam air hangat. Kemudian, kompres bagian tubuh Anda yang mengalami gejala asam urat dengan handuk atau kain yang sudah direndam dengan air tersebut selama 15 hingga 30 menit.

Anda juga bisa mengonsumsi teh jahe sebanyak 2 hingga 3 gelas per hari untuk mengurangi rasa nyeri akibat asam urat.

4. Kunyit

Tidak hanya digunakan sebagai bumbu dapur, kunyit kerap dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai kondisi kesehatan, seperti asam urat. Ini berkat kandungan curcumin pada kunyit sebagai antiradang yang dapat mengatasi nyeri sendi akibat asam urat.

5. Air putih

Selain baik untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh agar tidak dehidrasi, air putih juga baik untuk membuang asam urat berlebih dari tubuh.

Dengan memperbanyak minum air putih, tubuh akan mengasilkan lebih banyak urine. Hal ini akan membuat asam urat lebih banyak terbuang melalui urine, sehingga ia tidak menumpuk di dalam tubuh.

Mengenal Penyakit Asam Urat

obat asam urat terbukti

Penyakit asam urat merupakan kondisi yang bisa menyebabkan gejala nyeri yang tak tertahankan, pembengkakan, serta adanya rasa panas di area persendian. Semua sendi di tubuh berisiko terkena asam urat, tetapi sendi yang paling sering terserang adalah jari tangan, lutut, pergelangan kaki, dan jari kaki.

Umumnya, penyakit asam urat dapat lebih mudah menyerang laki- laki, khususnya mereka yang berusia di atas 30 tahun.

Pada wanita, penyakit asam urat ini dapat muncul setelah terkena menopause. Rasa sakit yang dialami pengidap asam urat, dapat berlangsung selama rentang waktu 3-10 hari dengan perkembangan gejala yang begitu cepat dalam beberapa jam pertama.

Sering kali orang salah kaprah dan menyamakan penyakit asam urat dengan rematik. Padahal, rematik adalah istilah yang menggambarkan rasa sakit pada persendian atau otot yang mengalami peradangan maka berhati-hatilah dalam menentukan pneyakitnya sehingga anda tidak keliru mengkonsumsi obat asam urat.

Faktor Risiko Penyakit Asam Urat

Terdapat beberapa faktor yang dapat memicu naiknya kadar asam urat dalam darah seseorang, antara lain:

  1. Memiliki keluarga yang mengidap asam urat.
  2. Baru saja mengalami cedera atau pembedahan.
  3. Gemar konsumsi makanan dengan kandungan purin tinggi, seperti daging merah, jeroan hewan, dan beberapa jenis hidangan laut (misalnya teri, sarden, kerang, atau tuna).
  4. Gemar konsumsi minuman beralkohol dan minuman tinggi gula.
  5. Kerap menggunakan obat dan beberapa obat kemoterapi.
  6. Memiliki kondisi medis tertentu, misalnya diabetes, gangguan sindrom metabolik, penyakit jantung, penyakit ginjal, penyakit tiroid, kolesterol tinggi, leukemia, anemia, sleep apnea, hipertensi, dan obesitas.

Penyebab Penyakit Asam Urat

Berikut ini adalah faktor yang menjadi penyebab datangnya penyakit asam urat, antara lain:

  1. Makanan yang berzat purin tinggi yang dikonsumsi, seperti jeroan hewan, hidangan laut ,dan daging merah
  2. Banyak mengonsumsi minuman dengan gula tinggi dan minuman beralkohol
  3. Menggunakan obat-obatan dengan jenis tertentu, seperti aspirin, obat penghambat enzim, sislosporin, dan obat-obatan kemoterapi
  4. Mempunyai riwayat penyakit asam urat pada anggota keluarga.

Gejala Penyakit Asam Urat

Terdapat banyak gejala penyakit asam urat yang umum terjadi, antara lain:

  1. Sendi mendadak terasa sangat sakit.
  2. Kesulitan untuk berjalan akibar sakit yang mengganggu, khususnya di malam hari.
  3. Nyeri akan berkembang dengan cepat dalam beberapa jam dan disertai nyeri hebat, pembengkakan, rasa panas, serta muncul warna kemerahan pada kulit sendi.
  4. Saat gejala mereda dan bengkak pun mengempis, tetapi kulit di sekitar sendi yang terkena akan tampak bersisik, terkelupas dan terasa gatal.

Meski gejala penyakit ini bisa mereda dengan sendirinya, harus tetap dilakukan pengobatan untuk mencegah risiko kambuh dengan tingkat gejala yang meningkat.

Diagnosis Penyakit Asam Urat

Untuk memastikan apakah gejala tertentu merupakan indikasi penyakit asam urat atau bukan, dokter akan melakukan beberapa langkah diagnosis.

Sebeleum memberikan obat asam urat, Dokter mungkin akan melakukan beberapa hal, seperti menanyakan riwayat penyakit pasien, seberapa sering gejala muncul, dan memeriksa lokasi sendi yang sakit. Terdapat juga pemeriksaan lanjutan yang akan dilakukan untuk memastikan diagnosis, antara lain:

  • Tes Darah.

Tes ini ditujukan untuk mengukur kadar asam urat dan kreatinin dalam darah. Mereka yang mengidap asam urat memiliki kreatinin hingga 7 mg/dL. Namun, tes ini tidak selalu memastikan penyakit asam urat, karena beberapa orang diketahui memiliki kadar asam urat tinggi, tetapi tidak menderita penyakit asam urat.

  • Tes Urine 24 jam.

Prosedur ini dilakukan dengan memeriksa kadar asam urat dalam urine yang dikeluarkan pasien selama 24 jam terakhir.

  • Tes cairan sendi

Prosedur ini akan mengambil cairan sinovial pada sendi yang terasa sakit, kemudian akan diperiksa di bawah mikroskop.

  • Tes Pencitraan.

Pemeriksaan foto Rontgen akan dilakukan guna mengetahui penyebab radang pada sendi. Sementara itu, USG juga bisa dilakukan untuk mendeteksi kristal asam urat pada sendi.

Semoga artikel tentang 5 obat asam urat alami ditas dan pembahasan tentang asam urat dapat memberikan informasi yang tepat unutk anda.

Rewriter: Muhammad Zakariya
-
Tirto.ID
Loading...

Komentar