oleh

6 Prinsip Dasar Pergaulan Yang Sehat Untuk Remaja

PortalMadura.Com – Pergaulan yang sehat adalah pergaulan yang tidak terjebak dalam dua kutub yang ekstrem, yakni terlalu sensitif (menutup diri) atau terlalu bebas.

Konsep pergaulan semestinya lebih ditekankan kepada hal-hal positif, seperti mempertegas eksistensi diri atau guna menjalin persaudaraan serta menambah wawasan yang bermanfaat.

Salah satu prinsip dasar pergaulan yang sehat adalah tidak berprasangka buruk pada kawan atau teman.

Ciri-Ciri Pergaulan Sehat

Berikut ini karakteristik atau tanda pergaulan sehat, diantaranya yaitu:

  1. Memiliki akhlak yang baik.
  2. Selalu memiliki prasangka yang baik.
  3. Mudah memaafkan.
  4. Tidak mudah dengki dan iri.
  5. Pemalu.
  6. Berbicara dengan sopan.
  7. Selalu mencoba menepati janji.
  8. Ramah kepada orang lain.
  9. Terus ingat pada kebaikan.
  10. Membantu orang lain yang terkena musibah.
  11. Memberikan nasihat yang baik kepada orang lain.
  12. Tak menyebarkan aib saudara ataupun teman.

Sementara itu ada bebera prinsip dasar yang perlu diperhatikan agar pergaulan khususnya remaja dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan. Prinsip dasar tersebut sebagai berikut.

6 Prinsip Dasar Pergaulan Yang Sehat Untuk Remaja

  1. Menyadari adanya perkembangan diri bertumbuh, sehingga melahirkan kebutuhan untuk berelasi dengan teman sejenis maupun dengan lawan jenis.
  2. Relasi yang dibangun hendaknya memberi nilai positif pada kedua belah pihak. Relasi yang dibangun hendaknya sama-sama menyenangkan, menciptakan rasa aman, mengatasi masalah yang mungkin muncul, dan membangun simpati sehingga memberi makna bagi remaja dalam bergaul tetap di tingkatan yang wajar.
  3. Mau belajar untuk mengerti, menghargai, serta bersikap dengan tepat terhadap sahabat, khususnya lawan jenis. Hak ini bertujuan untuk menciptakan keseimbangan.
  4. Tidak berprasangka bahwa bersahab dengan lawan jenis pasti akan memunculkan masalah “perasaan suka”. Persahabatan antara laki-laki dan perempuan tidak harus menjadikan mereka “saling suka”. Mereka tetap dapat berteman dengan baik dan wajar.
  5. Apabila dalam persahabatan antar lawan jenis timbul “perasaan suka”, hal itu wajar saja dan seharusnya tidak mengurangi arti persahabatan.
  6. Persahabatan antara lawan jenis sering berlanjut pada proses pacaran. Apabila demikian, diantara keduanya harus ada komitmen untuk saling terbuka, menghormati kelebihan dan kekurangan, dan membuat kesepakatan-kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak.

Itulah 6 Prinsip Dasar Pergaulan Yang Sehat Untuk Remaja yang bisa anda terapkan.

Dampak Pergaulan Sehat

Berikut ini dampak positif dari pergaulan sehat diantaranya yaitu:

  • Tidak mudah iri dan dengki kepada orang lain.
  • Tak suka membicarakan aib orang lain.
  • Senang membantu orang lain.
  • Memiliki akhlak yang baik.
  • Ramah terhadap orang lain.
  • Selalu ingat pada kebaikan.
  • Lebih sopan saat berbicara dengan orang yang lebih tua.
  • Selalu menepati janji.
  • Pemaaf atas kesalahan orang lain.
  • Mempunyai prasangka baik pada orang lain.

Contoh Pergaulan Sehat

Berikut ini beberapa contoh pergaulan yang sehat, diantaranya yaitu:

Ikut Dalam Organisasi Karang Taruna

Ikut dalam kegiatan karang taruna merupakan salah satu bentuk pergaulan sehat sebab anggotanya akan ikut serta dalam kegiatan sosial.

Ikut Dalam Organisasi Pencinta Alam

Kegiatan pencinta alam seperti mendaki, menyelam dan lain sebagainya dapat meningkatkan keberanian juga mengajarkan menjaga alam sekitar juga cara bertahan hidup di alam dan memberi pengajaran tentang tata krama saat mendaki gunung.

Kelompok Belajar

Kelompok belajar merupakan salah satu bentuk pergaulan yang sehat karena dala suatu kelompok belajar terdiri dari berbagai anak dengan tingkat kecerdasan yang berbeda sehingga memungkinkan menumbuhkan semangat belajar.

Kegiatan Ekstrakurikuler di Sekolah

Ekstrakurikuler membuat individu memiliki keterampilan dan juga bisa mengembangkan bakatnya. Dengan mengikuti kegiatan ektrakurikuler maka pergaulan akan semakin luas sebab akan berkumpul orang dengan hobi yang sama dari background berbeda.

Rewriter: Muhammad Zakariya
Sumber: Seruni.id

Komentar