oleh

6 Tips Meninggalkan Kecanduan Rokok Menurut Islam

PortalMadura.Com – Merokok kini menjadi salah satu aktifitas yang umum dilakoni terutama oleh kaum pria. Bahkan merokok juga menjadibbagian dari kebutuhan bagi kaum pria. Mereka berpendapat bahwa lebih baik tidak makan ketimbang tidak merokok, tentu saja hal ini mengindikasikan bahwa rokok telah menjadi bagian dari diri mereka. Sebuah fakta menunjukkan bahwa orang terkaya di indonesia merupakan pemilik dari sebuah pabrik rokok besar, fakta ini menunjukkan bahwa tentunya masyarakat Indonesia amat mengemari rokok.

Qalyubi (Ulama mazhab Syafi’I wafat: 1069 H) ia berkata dalam kitab Hasyiyah Qalyubi ala Syarh Al Mahalli, jilid I, hal. 69,

“Ganja dan segala obat bius yang menghilangkan akal, zatnya suci sekalipun haram untuk dikonsumsi. Oleh karena itu para Syaikh kami berpendapat bahwa rokok hukumnya juga haram, karena rokok dapat membuka jalan agar tubuh terjangkit berbagai penyakit berbahaya“.

Beberapa pendapat ulama bahkan juga mengharamkan tetang kebiasaan merokok yang pada akhirnya dapat menyebabkan lecanduan. Kencanduan atau ketergantungan merupakan bahwa dan dampak yang diberikan roko secara terselubung. Selain itu, bahkan kebiasaan merokok dapat mendatangkan berbagai bahaya bagi tubuh sehingga sifatnya mudharat. Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لا ضَرَرَ ولا ضِرارَ

“Tidak boleh memulai memberi dampak buruk (mudhorot) pada orang lain, begitu pula membalasnya.” (HR. Ibnu Majah no. 2340, Ad Daruquthni 3/77, Al Baihaqi 6/69, Al Hakim 2/66. Kata Syaikh Al Albani hadits ini shahih).

Meskipun tidak terfapat hadist yang menegaskan bahwa rokok haram, melihat bagaimana bahaya dan dampak buruk yang diberikan maka sebaiknya kita menghindarinya. Jika sudah terlanjur merokok, maka bukan berarti anda tidak bisa berhenti saat itu juga. Berikut 6 Tips Meninggalkan Kecanduan Rokok Menurut Islam.

1. Niat

Hal pertama yang harus dilakukan adalah niat yang sungguh-sungguh. Sebab tanpa niat maka semuanya hanyalah sebuah bualan belaka. Terkadang mereka yang berniat berhenti merokok saja masih bisa tergoda dan gagal apalagi yang hanya ingin berhenti tapi tanpa ada niatan. Dari Amirul Mukminin, Abu Hafsh ‘Umar bin Al-Khattab radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إنَّمَا الأعمَال بالنِّيَّاتِ وإِنَّما لِكُلِّ امريءٍ ما نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إلى اللهِ ورَسُولِهِ فهِجْرَتُهُ إلى اللهِ ورَسُوْلِهِ ومَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُها أو امرأةٍ يَنْكِحُهَا فهِجْرَتُهُ إلى ما هَاجَرَ إليهِ

“Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya. Setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya. Siapa yang hijrahnya karena mencari dunia atau karena wanita yang dinikahinya, maka hijrahnya kepada yang ia tuju.” (HR. Bukhari dan Muslim) [HR. Bukhari, no. 1 dan Muslim, no. 1907]

2. Mulailah Dengan Cara Yang Mudah

Melepas kecanduan rokok tidak semudah anda meninggalkan kebiasaan seperti gaming atau begadang. Hal ini bahkan lebih sulit terutama bagi mereka yang sudah sangat kecanduan. Namun, anda bisa memulainya dengan hal-hal yang mudah seperti mengurangi frekuensi merokok. Biasanya sehari 3-4 batang maka batasi saja sampai 2 batang. Dan jangan membawa rokok kemanapun anda pergi. Pastinya ini sama saja seperti anda mendekatkan diri pada godaan.

3. Hindari Lingkungan yang Menyebabkan Kebiasaan Merokok Anda Kambuh

Hindari kebiasaan yang bisa membuat kebiasan merokok anda kambuh. Misalnya saja kumpul-kumpul dengan kawan atau juga begadang hingga tengah malam. Sebab apa yang ada disekitar anda itulah yang kemudian mempengaruhi anda. Jika anda memang sudah dapat berhenti total maka tidak masalah jika anda hendak melakukan aktivitas tersebut kembali. Kami teringat akan nasehat Malik bin Dinar di mana ia berkata,

كُلُّ جَلِيْسٍ لاَ تَسْتَفِيْدُ مِنْهُ خَيْرًا فَاجْتَنِبْهُ

“Setiap pertemanan yang tidak mendatangkan kebaikan apa-apa bagimu, maka jauhilah.” (Hilyatul Auliya’, 1: 51, dinukil dari At Tadzhib Al Mawdhu’iy li Hilyatil Auliya’, hal. 471).

4. Carilah Kegiatan Lain yang Bermanfaat

Jangan bengong atau melamun, lakukan kesibukan lain yang membuat tangan anda aktif. Sehingga akan merangsang otak untuk menekan rasa tidak ingin merokok. Gunakan waktu luang anda untuk hal betmanfaat seperti berolah raga, bercocok tanam atau hal lain yang bisa mendatangkan kebaikan.

5. Hindari Jatuh Dalam Godaan “Hanya Satu Batang Saja, Hanya Kali Ini Saja”

Jangan pernah berfikir untuk kembali mencoba walaupun hanya satu batang saja. Pola pikir seperti ini adalah salah kaprah. Akibatnya malah justru dapat menimbulkan keinginan untuk kembali merokok, jadi bersikaplah tegas pada diri sendiri dan jangan membuka peluang atau memberi keleuasaan.

6. Beri Penghargaan Pada Diri Sendiri

Jangan lupa memberikan penghargaan terhadap diri anda sendiri. Sebab tentu saja hal ini bukan sesuatu yang mudah untuk dilakukan. Maka pastinya anda membutuhkan reward bagi diri anda yang sudah cukup beketja dengan keras. (dalamislam.com/Anek)


Komentar