oleh

8 Tabungan Akhirat yang Perlu Umat Islam Ketahui

PortalMadura.Com – Rekening gaib merupakan salah satu bentuk simpanan amal untuk bekal menuju perjalanan panjang menuju ke kehidupan abadi. Hal ini perlu dipersiapkan atau dilakukan mulai saat ini sampai kita menghadapNya.

Berat memang, tapi mempunyai rekening gaib itu akan menolong kita ketika di hari akhir nanti. Lantas bagaimana caranya kita mempunyai rekening gaib? Sebagaimana dilansir PortalMadura.Com dari laman okezone.com, berikut ini penjelasannya:

Pertama, belilah sarung atau mukenah. Lalu sedekahkanlah di masjid yang ramai. Maka setiap kali orang memakai sarung atau mukena di sedekahkan ini, pahala orang yang salat ini pun juga akan mengalir kepada si pemberi.

Kedua, berikanlah sumbangan kepada masjid yang sedang direnovasi atau dibangun. Tidak perlu harus besar, kecil pun tidak masalah, tidak perlu disebut namanya, yang penting di Mata Allah, kita sudah menjadi bagian darinya. Bisa nyumbang biaya per meternya, atau belikan 1 kardus keramiknya, 1 sak semen, atau bahkan satu kran air. Maka selama masjid berdiri dipakai untuk salat atau ngaji, pahala pun akan terus mengalir.

Ketiga, belilah Al-Quran. Lalu letakkan di masjid-masjid atau di rumah-rumah tahfidz. Hadiahkan Quran ini. Maka selama Al Quran terus dibaca, setiap hurufnya akan menjadi pahala bagi si pemberi.

Keempat, bersedekahlah kepada mengenal atau madrasah yang mengajarkan Al Quran. Nah, sedikit berbagi tujuan atau cita-cita hidup ya.

Kelima, tanggunglah kehidupan seorang yatim. Jika kita berani dan mampu maka tanggunglah kehidupan seorang yatim. Ini seperti membeli nyawa kedua. Mungkin kita akan lebih dulu tua dan meninggal, sementara anak yatim yang pernah kita tanggung masih tumbuh. Seluruh amal kebaikannya pun akan menjadi wasilah bagi bertambahnya hitungan amal kita pula.

Keenam, tanggunglah makan seorang guru atau ustad di sekitar Anda. Seorang guru yang mengajar setiap hari dengan ikhlas, mengajarkan kebaikan ke banyak anak sepanjang hidupnya. Jika kita ikut berbakti menanggung kehidupan nya, maka kita pun akan memiliki rekening amal dari setiap kebaikan sang guru, ustad atau orang tua. Karena kita adalah yang ikut membantu beliau untuk terus mampu memperpanjang nafas dakwahnya.

Ketujuh, tanamlah sebuah pohon. Menanam pohon akan sangat bermanfaat. Apalagi jika pohon ini mampu hidup ratusan tahun. Selain membantu menyediakan oksigen, barang siapa yang berteduh di bawahnya pun akan terhitung menjadi catatan amal kebaikan kita. ini seperti memiliki pohon amal yang tiap saat bisa dipetik tanpa mengenal musiman.

Kedelapan, Belilah kursi roda. Lalu sedekahkanlah ke klinik atau rumah sakit atau panti jompo. Maka setiap kali kursi roda ini dimanfaatkan. Bisa kita bisa bayangkan amalan-amalan baik ini pun akan terus mengalir.

Rewriter : Desy Wulandari
Sumber: Okezone.com

Komentar