oleh

Ajarkan Anak 8 Adab Makan dan Minum Dalam Islam

PortalMadura.Com – Menjadi orang tua merupakan keinginan terbesar setiap orang. Memiliki anak yang cerdas dan patuh dipengaruhi oleh didikan orang tua. Sehingga orang tua bukan hanya merawat dan menjaga buah hati sampai tumbuh menjadi dewasa.

Orang tua harus mengajarkan anak mengenai adab, sopan santun, dan tata krama. Mulailah mengajarkan anak dari hal kecil, seperti adab makan dan minum.

Dilansir dari laman Liputan6.Com berikut delapan adab mengajarkan anak makan dan minum yang harus Anda ajarkan kepada sang buah hati:

Mengonsumsi Makanan dan Minuman Halal

Ajarkan pada anak untuk mengonsumsi makanan dan minuman halal. Karena ini adalah hal yang paling utama dalam Islam. Ajarkan pula pada anak untuk tidak memakan dan meminum yang bukan miliknya. Beritahukan pada anak bahwa Allah melarang hambaNya mengonsumsi makanan haram.

Kewajiban muslim tersebut telah Allah SWT perintahkan dalam Al-Quran surat Al-Mu’minun ayat 51, yang memiliki makna:

“Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang saleh. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

Mencuci Kedua Tangan

Mengajarkan anak untuk selalu mencuci tangan akan terbawa hingga dewasa. Ajarkan anak Anda untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah makan.

Anda harus tahu bahwa Islam telah mengajarkan untuk mencuci tangan sejak dulu. Mencuci tangan ini merupakan cara untuk terhindar dari penyakit.

Hal tersebut dijelaskan dalam hadits dari Aisyah radhiallahu’anha, beliau berkata:

“Rasulullah SAW jika beliau ingin tidur dalam keadaan junub, beliau berwudu dahulu. Dan ketika beliau ingin makan atau minum beliau mencuci kedua tangannya, baru setelah itu beliau makan atau minum.” (HR. Abu Daud no.222, An Nasa’i no.257, dishahihkan Al Albani dalam Shahih An Nasa’i).

Doa Sebelum Makan

Berdoa merupakan bentuk rasa syukur terhadap rezeki yang Allah berikan. Sehingga Anda harus mengajarkan dan memberi contoh pada sang anak untuk membaca doa sebelum dan sesudah makan.

Sabda Nabi Muhammad SAW yang berbunyi:

“Apabila salah seorang di antara kalian makan, hendaklah ia membaca ‘Bismillah’ (dengan menyebut nama Allah). Jika ia lupa membacanya sebelum makan maka ucapkanlah ‘Bismillaahi fii awwalihi wa aakhirihi.” (HR. At-Tirmidzi)

Sedangkan doa untuk makan sendiri berbunyi:

“Allahumma baarik lanaa fiimaa rozaqtanaa wa qinaa ‘adzaa bannaar”

Artinya: “Ya Allah, semoga Engkau berkenan memberikan berkah (kemanfaatan) kepada kami atas apa yang telah Engkau anugerahkan kepada kami dan semoga Engaku berkenan menjaga kami dari siksa api neraka yang menyakitkan.”

iklan hari santri

Gunakan Tangan Kanan

Islam mengutamakan untuk makan menggunakan tangan kanan, sabda Nabi Muhammad SAW:

Jika seseorang dari kalian makan maka makanlah dengan tangan kanannya dan jika minum maka minumlah dengan tangan kanannya. Karena setan makan dan minum dengan tangan kirinya.” (HR. Muslim).

Tidak Mubazir

Kegiatan yang sia-sia atau mubazir sangat dilarang dalam agama Islam. Maka dari itu makan dan minum secukupnya jangan sampai berlebihan yang pada akhirnya terbuang sia-sia. Allah sangat melaknat orang-orang yang berlebihan dalam melakukan segala hal.

Allah telah berfirman dalam Al-Quran surat Al-A’raf ayat 31, yang memiliki arti:

“Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.”

Jangan Mencela Makanan

Ketika Anda sedang dihidangkan makanan jangan sampai mencela makanan tersebut. Hal ini harus Anda ajarkan pada anak Anda agar tidak mencela makanan yang ada didepannya.

Jika tidak menyukai makanan tersebut maka tinggalkan dan jangan sampai mencelanya.

“Rasulullah SAW tidak pernah mencela makanan sama sekali. Apabila beliau menyukainya, maka beliau memakannya. Dan apabila beliau tidak suka terhadapnya, maka beliau meninggalkannya.” (HR. Muslim)

Segera Makan Hidangan yang Sudah Disiapkan

Makanan yang sudah disiapkan harus segera dimakan. Nabi Muhammad menganjurkan untuk segera makan hidangan yang telah tersedia di depan mata.

Bahkan jika berkumandang azan untuk tetap mendahulukan makan. Ini bertujuan ketika salat tetap khusuk dan tidak memikirkan makanan yang sudah ada di depan mata. Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Jika makan malam sudah disajikan dan Iqamah salat dikumandangkan, maka dahulukanlah makan malam.” (HR. Bukhari)

Akhiri dengan Berdoa

Jika sebelum makan dan minum harus diawali dengan berdoa maka setelah makan harus ditutup dengan doa pula. Doa setelah makan tersebut berbunyi:

“Alhamdu lillaahil ladzii ath’amanaa wa saqoonaa wa ja’alnaa muslimiin”

Artinya: “Segala puji bagi Allah Ta’ala yang telah memberikan makanan dan minuman ini serta jadikan kami sebagai orang-orang islam.”

Maka ajarakan anak Anda makan dan minum yang sesuai dengan agama Islam. Agar ini menjadi kebiasaan hingga dewasa dan selamat di dunia maupun di akhirat kelak.

Wallahu a’lam “Dan Allah lebih tahu”

Rewriter : Lisa Mana L
Sumber : Liputan6.Com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.