oleh

Aktivis PMII Ditangkap, Kader Lain Demo Di Pamekasan

PAMEKASAN (PortalMadura) – Adanya 10 aktifis Pergerakan Mahasiswa Islam (PMII) asal Sumenep, Pamekasan dan Sampang, yang diculik di wilayah Kabupaten Sampang, terus menuai aksi simpatik dari rekan-rekannya, Rabu (4/12/2013).

Sejumlah aktivis PMII Komisariat Universitas Madura (Unira) Cabang Pamekasan menggelar aksi simpatik di depan kantor komisariat, Jl Trunojoyo depan kampusnya. Rencananya mereka hendak menghadang perjalan Presiden RI yang akan ke Sumenep.

Namun petugas menghalanginya dan para aktivis itu hanya membentangkan poster di beberapa titik dekat bendera Partai Demokrat.

“Saya sangat menyesalkan adanya beberapa aktivis PMII yang ditangkap dan diamankan. Makanya saya minta segera keluarkan teman-teman kami itu,” kata Moh Bisri, pengurus Komisariat PMII Unira, Pamekasan, Rabu (4/12/2013).

Menurut Bisri, yang diculik orang tak dikenal itu, adalah Ketua PMII Pamekasan, Sumenep dan Sampang, serta sejumlah aktivis PMII Komisariat Unira Pamekasan.

“Ketua PMII itu yakni Ketua Pengurus Cabang (PMII) Sumenep, Imam Syafi’ie, Ketua PC PMII Pamekasan Sidik dan Ketua PC PMII Sampang, Saifollah, dan ada juga teman kami dari komisariat,” jelasnya.

Bisri juga menyangkan adanya bendera partai demokrat yang bertebaran dimana-dimana. Karena kunjungan SBY itu atas nama Presiden RI bukan atas nama ketua partai.

“Saya tak setuju kalau kunjungan ke Madura ini membawa-bawa partai segala. Ini jelas tidak murni untuk rakyat,” pungkasnya. (reiza/htn)


Komentar