oleh

APBD Sampang Tidak Pro Rakyat?

SAMPANG (PortalMadura) – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur tahun 2012-2013 dinilai kurang pro rakyat oleh Lembaga Swadaya Masyarkat (LSM) Lingkar Rakyat Sampang (Liras).

“Banyak pos anggaran yang sangat mungkin dijadikan bancaan pejabat. Semisal, makan dan minuman (Mamin) mencapai Rp15 milyar, bahan Bakar mobil dinas senila Rp9 milyar. Tetapi, untuk bantuan penanggulangan bencana banjir dan kekeringan hanya Rp120 juta,” tegas Ketua Liras, Alan Kaisan, Kamis (14/11/2013).

Bocornya anggaran, kata dia, juga sangat mungkin terjadi pada pos pemeliharaan kantor dan perlengkapan lainnya, terutama pada pengadaan mobil dinas. “Tak satupun ada pos anggaran yang bom bastis untuk kepentingan rakyat kecil,” ujarnya, saat melakukan dialog dengan pemerintah setempat.

Menanggapi pernyataan tersebut, Wakil Bupati Sampang Fadhilah Budiono mengaku senang karena ada lembaga swadaya masyarakat yang mampu melakukan koreksi dengan anggaran pemerintah daerah.

“Nanti, kalau sudah ada musrenbang. Semua LSM akan dilibatkan, sehingga anggaran yang dinilai memungkinkan akan terjadi kebocoran dapat ditekan sedemikian rupa,” tandasnya.(lora/htn).

-
-

Komentar