oleh

Baca Doa Ini Ketika Magrib Supaya Tak Diganggu Setan

PortalMadura.Com – Setan merupakan salah satu makhluk halus yang mengingkari perintah Allah SWT. Makhluk tidak kasat mata ini telah berjanji untuk menyesatkan manusia agar bisa menjadi temannya kelak di neraka.

Gangguan atau godaan setan terhadap manusia tidak mengenal waktu dan tempat. Bahkan, ketika salat pun mereka masih merajalela mengganggu kekhusyukan umat Islam. Misalnya saat magrib tiba, mereka akan beraksi mengganggu Muslim yang beribadah, melansir dari Okezone.com, Senin (16/3/2020).

Sebagaimana yang dipaparkan oleh wakil ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani), Ustaz Ainul Yaqin, hadis Rasulullah tentang keluarnya setan pada Magrib: “Jika masuk awal malam atau beliau mengatakan: jika kalian memasuki waktu sore- maka tahanlah anak-anak kalian karena setan sedang berkeliaran pada saat itu. Jika sudah lewat sesaat dari awal malam, bolehlah kalian lepaskan anak-anak kalian. Tutuplah pintu-pintu dan sebutlah nama Allah karena setan tidak bisa membuka pintu yang tertutup,” (HR. Al-Bukhari no. 3304 dan Muslim no. 2012).

“Ketika Magrib datang, maka semua pintu-pintu setan terbuka, termasuk di dalamnya adalah keluarnya makhluk-makhluk dimensi gaib, karenanya Nabi memerintahkan umatnya melakukan perintah menahan anak-anak keluar dari rumah dan mengunci pintu rumah, hingga Magrib berlalu, dan berdoa karena ini waktu mustajab” ujarnya.

Ustaz Ainul Yaqin melanjutkan, saat waktu magrib tiba ada baiknya berhenti sejenak dari segala aktivitas. Kemudian, hal yang paling penting adalah mempersiapkan diri untuk salat Magrib.

Baca Juga: Aktivitas Ini Sangat Dibenci Setan

Adapun doa yang bisa dibaca di waktu Magrib dari Kitab Adzkar, yakni Imam An-Nawawi mengutip doa Rasulullah yang diriwayatkan oleh Sahabat Ibnu Mas‘ud dalam Sahih Muslim, yaitu:

أَمْسَيْنَا وَأَمْسَى المُلْكُ للهِ، وَالحَمْدُ للهِ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ لَهُ المُلْكُ وَلَهُ الحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهَا وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِي هَذِهِ اللَيْلَةِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهَا، رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنَ الكَسْلِ وَسُوْءِ الكِبَرِ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي القَبْرِ

Amsainā wa amsal mulku lillāhi wal hamdu lillāhi, lā ilāha illallāhu wahdahū lā syarīka lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alā kulli syai‘in qadīr. Rabbi, as’aluka khaira mā fī hādzihil lailata wa khaira mā ba‘dahā, wa a‘ūdzu bika min syarri mā fī hādzihil lailata wa khaira mā ba‘dahā. Rabbi, a‘ūdzu bika minal kasli wa sū’il kibari. A‘ūdzu bika min ‘adzābin fin nāri wa ‘adzābin dil qabri.

Artinya: “Kami dan kuasa Allah bersore hari. Segala puji bagi Allah. Tiada tuhan selain Allah yang maha esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kuasa dan puji. Dia kuasa atas segala sesuatu. Tuhanku, aku memohon kepada-Mu kebaikan malam ini dan malam sesudahnya. Aku memohon perlindungan-Mu kejahatan malam ini dan malam sesudahnya. Tuhanku, aku memohon perlindungan-Mu dari kemalasan dan kedaifan masa tua. Aku memohon perlindungan-Mu dari siksa neraka dan siksa kubur”. Aaamiiin. Wallahu A’lam.

Rewriter : Salimah
Sumber : okezone.com
Tirto.ID
Loading...

Komentar