oleh

Bagaimana Hukum Istri yang Suka Lihat Hp Suami Sembunyi-Sembunyi?

PortalMadura.Com – Komunikasi di antara dua pasangan suami istri adalah hal yang sangat penting dilakukan. Saling terbuka satu sama lain ini tidak lain untuk menghindari rasa curiga atau perasaan berburuk sangka kepada pasangan.

Berbicara tentang komunikasi, terkadang tidak semua pasangan khususnya suami bisa mengutarakan seluruh isi hatinya pada istri, sehingga hal ini membuat sebagian dari mereka mencari tahu sendiri informasi yang bisa memenuhi jawaban atas apa yang dipikirkan. Salah satunya dengan melihat handphone (Hp) tau ponsel milik suami secara sembunyi-sembunyi.

Ketika hal itu sudah terlanjur dilakukan, mengingat handphone suami menjadi privasi dan pribadi yang tidak harus diketahui, lantas apakah dapat dibenarkan dalam Islam?. Berikut penjelasan selengkapnya sebagaimana dilansir PortalMadura.Com, Senin (21/6/2021) dari laman Okezone.com:

Para ulama telah menetapkan apapun yang masuk dalam hak ranah pribadi maka tidak boleh orang lain mengambilnya tanpa seizinnya. Nah, handphone suami itu masuk dalam ranah pribadi.

Syekh Walid bin Rasyid As-Sa’idah hafidzhahullah mengatakan dia berpendapat—Wallahu A’lam— termasuk perkara yang haram jika Anda berusaha melihat isi handphone-nya, kecuali dengan izinnya. Tindakan tersebut adalah tindakan tajassus yang diharamkan dalam syariat, terutama jika hal itu dilakukan tanpa alasan kecurigaan maupun indikasi yang kuat.

Sementara Ustaz Berik Said hafidzhahullah menjelaskan bahwa Allah berfirman:

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اجْتَنِبُوْا كَثِيْرًا مِّنَ الظَّنِّ ۖ اِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ اِثْمٌ وَّلَا تَجَسَّسُوْا

Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa, dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain“. (QS. Al-Hujurat: 12)

Di dalam hadis shahih, Rasulullah juga menyabdakan:

إِيَّاكُمْ وَالظَّنَّ فَإِنَّ الظَّنَّ أَكْذَبُ الْحَدِيثِ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا تَحَسَّسُوا

Jauhilah oleh kalian prasangka, sebab perasangka itu adalah ungkapan yang paling dusta. Dan janganlah kalian mencari-cari aib orang lain“. [HSR. Bukhari 5143 dan Muslim 2563]

Dan hendaknya jangan sampai setan memperdayakan hingga setan mampu memasukkan berbagai ilusi, khayalan, serta bisikan yang buruk dalam hatimu. Dimana setan tidak menginginkan darinya melainkan hubungan Anda dengan suami Anda menjadi rusak.

Jadi, jangan sampai engkau menurutinya dan berusahalah untuk meminta perlindungan kepada Allah dari setan itu. Semestinya Anda berbaik sangka kepada suami Anda, kecuali jika perkara yang buruk itu telah engkau lihat nyata di depan mata dengan jelas, tanpa ada keraguan sama sekali. Wallahu A’lam.

Rewriter : Putri Kuzaifah
Sumber : Okezone.com

Komentar