oleh

Bali Nine Selamat, Indonesia Kiamat!

PortalMadura.Com – Direktur Eksekutif Bimata Politica Indonesia (BPI) Panji Nugraha mengatakan nyali pemerintahan Jokowi-JK untuk mengeksekusi mati duo Bali Nine telah hilang. Hilangnya nyali Jokowi-JK terjadi setelah Snowden membeberkan bahwa Australia memiliki sadapan yang dapat membongkar kecurangan pilpres 2014.

“Jika benar penundaan eksekusi mati gembong mafia Bali Nine terkait dengan ancaman dari Australia, artinya Jokowi-JK takluk dengan intervensi asing. Ketakutan Jokowi-JK adalah karena mereka memang mempunyai dosa besar di masa lalu. Bayangkan sudah susah-susah merencanakan eksekusi, tiba-tiba ditunda sampai waktu yang tidak ditentukan.” tegas Panji, dalam rilisnya yang diterima Redaksi PortalMadura.Com, Senin (16/3/2015).

Masyarakat meminta rezim Jokowi-JK tegas mentaati hukum yang berlaku. Walaupun ada banyak tekanan dari dunia internasional, Jokowi-JK harus memperjuangkan kedaulatan hukum Indonesia.

“Baru sekitar 6 bulan rezim Jokowi-JK, masyarakat sudah merindukan pemimpin yang lebih tegas dan tidak takut asing. Saran saya, kalau memang Jokowi-JK tidak mampu melawan asing lebih baik turun segera dari kursi presiden. Kalau terus dipaksakan seperti ini, kedaulatan Indonesia hancur lebur dan Indonesia kiamat!” tutup Panji. (rls/choir)


Tirto.ID
Loading...

Komentar