oleh

Banyak SMP di Pamekasan Tak Punya Pustakawan

PortalMadura.Com, Pamekasan – Pengelolaan perpustakaan pada tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur masih dipertanyakan. Sebab, sebagian besar pengelolanya bukan sarjana jurusan perpustakaan atau pustakawan.

Kasi Pembelajaran Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan, Mohammad Sadikun menjelaskan, manajemen perpustakaan yang tidak dikelola oleh pustakawan akan berdampak negatif terhadap pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) siswa. Salah satunya adalah minat baca siswa dan distribusi buku yang tidak merata.

Menurutnya, dari 187 SMP swasta dan negeri di daerahnya sebagian besar latar belakang pendidikan pengelola perpustakaan adalah bukan jurusan perpustakaan. Bahkan, tidak sedikit staf sekolah yang diberi tugas tambahan untuk mengelola perpustakaan.

“Sehingga bagaimana administrasi dan pengelolaan perpustakaan yang profesional itu masih belum. Minimal satu sekolah satu pustakawan, kalau SMP swasta dan negeri di Pamekasan 187, maka kebutuhan kita 187 itu,” terangnya, Rabu (4/3/2020).

Baca Juga : Demokrat Raih Suara ‘Runner Up’, Usung Bacabup Sumenep Menguat

Dia menambahkan, SMP negeri yang ada di wilayah perkotaan saja juga belum memiliki pustakawan sesuai latar belakang pendidikannya. Pustakawan yang ada sejauh ini hanya di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pamekasan. Padahal, keberadaan pustakawan di lembaga pendidikan itu sangat penting dalam upaya mengembangkan SDM siswa.

“Dampaknya sangat besar, bisa jadi minimnya minat baca siswa itu karena pengelolanya bukan pustakawan. Kalau rekrutmen dari pemerintah sejauh ini memang belum,” pungkasnya.

Penulis : Marzukiy
Editor : Azizah

Komentar