BBM Naik, Sumenep Siapkan Recovery Anggaran Untuk Subsidi Transportasi

Penulis: Nor FitriyahEditor: Hartono
BBM Naik, Sumenep Siapkan Recovery Anggaran Untuk Subsidi Transportasi
Aksi aktivis PMII se-Kabupaten Sumenep menolak kenaikan harga BBM (Nor Fitriyah @portalmadura.com)

PortalMadura.Com, Sumenep – Bupati Sumenep Achmad Fauzi berjanji akan melakukan recovery anggaran untuk subsidi bahan bakar minyak (BBM), khususnya pada transportasi nelayan dan petani.

Hal tersebut disampaikan saat menemui demontrans dari unsur aktivis PMII se-Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Kamis (8/9/2022) di pintu utama Kantor Bupati, Jl. dr. Cipto.

Awalnya, aktivis PMII membacakan pakta integritas, di antaranya bahwa PC PMII Sumenep menolak keras kenaikan harga BBM dengan pertimbangan, kebijakan pemerintah telah mencederai kepentingan rakyat.

Kedua, sehubungan dengan kenaikan harga BBM, maka pemerintah daerah wajib merecovery anggaran untuk mensubsidi angkutan atau transportasi khususnya nelayan dan petani.

Baca Juga : Fraksi PDI Perjuangan Sumenep Ikut Tolak Kenaikan Harga BBM

Dari dua poin penting itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi menegaskan, bahwa kenaikan harga BBM adalah keputusan pemerintah pusat. Namun, seiring dengan aspirasi mahasiswa, maka pihaknya akan melakukan komunikasi secara administratif.

“Apa yang menjadi aspirasi mahasiswa, pemerintah daerah akan menyampaikan secara administratif pada pemerintah pusat,” ujar Achmad Fauzi.

Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan, jika harga BBM tetap dan tidak ada perubahan kebijakan, maka pemerintah daerah akan melakukan recovery anggaran untuk subsidi BBM.

“Kami sudah membahas sejak kemarin. Apa yang menjadi harapan mahasiswa ini, kami mencoba untuk melakukan recovery anggaran, khusus transportasi nelayan dan petani, seperti yang menjadi harapan mahasiswa,” tandasnya.

Puas mendapat jawaban orang nomor satu di Sumenep itu, akhirnya Ketua PC PMII Sumenep Qudsiyanto meminta rekan-rekannya untuk mengakhiri aksi setelah sebelumnya melakukan hal yang sama di gedung DPRD Sumenep.

Aksi yang mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian itu bubar dengan damai. Selama aksi penolakan kenaikan BBM, Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko memantau langsung jalannya aksi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.