oleh

Begini Cara Mudah dan Sederhana Pertahankan Ibadah Ramadan

PortalMadura.Com – Ramadan, bulan yang penuh berkah telah berlalu dan meninggalkan umat Islam. Semua Muslim yang di dalam hatinya terdapat iman dan kepasrahan kepada Allah SWT akan merasakan sedih ditinggalkan bulan yang di dalamnya ada ampunan Allah tersebut.

Salat berjemaah di masjid, salat malam, tadarus Alquran, sedekah, silaturahmi, dan istikamah serta semangat mendekatkan diri kepada Allah adalah kegiatan-kegiatan yang biasa Anda lakukan pada bulan Ramadan. Sejatinya, Anda mampu mempertahankan semua ibadah itu pada bulan-bulan lain. Apalagi, tujuan puasa adalah untuk mencetak manusia yang memiliki iman dan takwa.

Lantas, bagaimana cara mengukur keberhasilan puasa jika semua rutinitas ibadah puasa yang biasa dilakukan malah tidak dikerjakan lagi pada bulan yang lain?.

Satu hal yang pasti, puasa mengajarkan diri untuk istikamah dan konsisten. Minimal Anda bisa menjaga waktu-waktu salat dengan baik. Maksudnya, selalu salat berjemaah di masjid terutama salat Isya dan Subuh agar ibadah pokok tersebut tidak lagi diabaikan seperti sebelumnya.

Apabila terdengar suara azan, sejatinya Anda menghentikan segala aktivitas dan segera bergegas menuju masjid untuk salat berjemaah. Meninggalkan pekerjaan beberapa menit tidak akan membuat Anda dipecat atau usaha Anda bangkrut. Bahkan, apabila perlu 10 menit sebelum azan, Anda sudah duduk di saf pertama dekat imam.

Tantangan untuk mewujudkan semua itu tentu berat sekali. Tidak mudah memang, tetapi bukan berarti tidak bisa diamalkan. Proses menuju pintu surga dirasakan memang sangat berat. Namun, bukankah jika Anda sungguh-sungguh Allah pasti memberikan jalannya untuk Anda bisa mengamalkannya walaupun berat?.

Oleh karena itu, orang-orang saleh selalu berdoa: “Ya Allah, berilah kami kekuatan untuk melaksanakan semua perintah-Mu. Kemudian, berilah kami kekuatan untuk senantiasa menghindari semua larangan-Mu”.

Amal ibadah menjadi kurang bernilai di sisi Allah apabila hanya dilaksanakan pada momen-momen tertentu, padahal lebih baik didawamkan hanya karena datang bulan Ramadan.

Baca Juga: Inilah 4 Tips Efektif Jaga Kebiasaan Baik Bulan Ramadan

Bukankah akan lebih baik Anda menjaga konsistensi ibadah walaupun terlihat sepele dari pada semangat melaksanakan ibadah, tetapi hanya temporer?. Salat dan masjid adalah dua hal yang sejatinya berhubungan dan tidak boleh ditinggalkan. Artinya, Muslim laki-laki harus terikat dengan masjid, yaitu melaksanakan salat berjemaah di dalamnya. Untuk apa semua ini?.

Menjaga aura dan semangat ibadah Ramadan agar ketika sampai pada Ramadan berikutnya iman Anda tetap stabil bahkan meningkat. Allah sudah memberikan umur, rezeki, pekerjaan, kesehatan, keluarga yang saleh, dan lingkungan tempat tinggal yang baik. Lalu, Anda ingin mengajukan alasan apa lagi sehingga sulit untuk konsisten dalam menjaga salat berjemaah di masjid?. Sekali lagi memang sulit, tetapi Anda bisa melakukannya.

Ritual pada bulan Ramadan harus membekas untuk segera diteruskan. Jika Anda sampai malas kembali setelah Ramadan berlalu, mari dicek dengan jujur, ada apa dengan iman di hati Anda?. Semoga Allah melindungi Anda dari apa yang disampaikan oleh Rasulullah bahwa banyak manusia berpuasa, tetapi tidak mendapatkan apa-apa, kecuali lapar dan dahaga saja. Wallahu A’lam.

Rewriter : Salimah
Sumber : republika.co.id

Komentar