oleh

Begini Cara Setan yang Sukses Ganggu Orang Salat

PortalMadura.Com – Setiap salat, umat Muslim diperintahkan untuk khusuk dalam melaksanakannya. Namun, setan sebagai makhluk laknatullah sangat ketakutan saat manusia menjalankan ibadah kepada Allah, sehingga ia melakukan berbagai cara untuk menganggu dan menyesatkan manusia.

Salah satu cara yang dilakukannya yaitu membuat manusia tidak khusuk dalam melaksanakan salat. Perasaan was-was yang ada pada diri seseorang menjadi tipu daya setan untuk mengelabuhinya. Jadi, Anda sebagai manusia sudah seharusnya sadar dan mulai memperbaiki diri dalam beribadah kepada Allah SWT.

Sebab, ibadah wajib ini tidak luput dari aksi setan yang menyesatkan dan makhluk tidak kasat mata ini sering sukses membuat manusia terjerumus. Lantas, bagaimana cara setan mengganggu manusia?. Berikut ulasannya:

Salat merupakan ibadah wajib yang harus dilaksanakan oleh Umat Islam. Selain sebuah kewajiban, salat dikatakan juga sebagai tiang agama yang tidak boleh ditinggalkan. Maka dari itu, dibutuhkan kekhusyukan ketika menjalankannya.

Akan tetapi, setan melakukan berbagai tipu daya agar kekhusyukan manusia tersebut terganggu. Dalam sebuah karya yang berjudul Al-Kasyfu wat Tabyin fi Ghuruuril Khalqi Ajma’in, Abu Hamid Al-Ghazali sudah membongkar bermacam-macam bentuk dari tipu daya yang dilakukan oleh setan kepada manusia ketika ia mereka hendak mendekatkan diri kepada Allah SWT lewat jalan beribadah.

Salah satu bentuk tipu daya tersebut ada, setan menghinggapkan kepadanya perasaan was-was atau keragu-raguan ketika ada orang yang hendak melaksanakan ibadah kepada Allah SWT, khususnya dalam hal salat.

Perasaan was-was tersebut bisa menimpa siapa saja, tanpa terkecuali alim ulama atau orang yang mengerti hukum fiqih sekalipun. Hal ini tentu saja sangat menggangu kekhusyukan seseorang ketika menghadapkan diri kepada Allah SWT.

Loading...

Menurut Al-Ghazali, perasaan was-was tersebut sering kali menjangkiti manusia ketika mereka hendak membaca niat salat. Setan tidak akan membiarkan seseorang untuk berniat menjalankan salat secara sah. Selain itu, setan juga akan menggoda manusia dengan perasaan was-was tidak dapat menjumpai salat jemaah sehingga orang tersebut tertinggal dari kesempatan mengikuti salat berjemaah.

Setelah itu, orang yang sedang salat juga akan mengalami perasan was-was ketika mereka melaksanakan takbiratul ihram. Al-Ghazali mengungkapkan bahwa perasaan was-was ini dapat berakibat sifat bacaan takbir yang semestinya dibaca. Misalnya saja panjangan takbir menjadi berlebihan dari ketentuan karena ia sangat berhati-hati. Rasa was-was saat takbiratul ihram ini juga bisa menyebabkan orang tersebut tidak berkonsentrasi ketika mendengarkan bacaan Al-Fatihah dari imam.

Imam Al-Ghazali juga mengansumsikan bahwa apabila seseorang dilanda perasaan was-was sepanjang dirinya melaksanakan salat maka itu mengisyaratkan bahwa ia telah tertipu oleh setan. Hal ini membuat dirinya juga tidak menyadari bahwa hadirnya hati (khusyu’) saat salat itu adalah sebuah kewajiban.

Menurut Al-Ghazali, penyebab dari perasaan was-was itu dikarenakan orang tersebut memiliki kehati-hatian yang terlalu ekstrim. Dirinya beranggapakan bahwa sikap berhati-hati tersebut akan membuat dirinya lebih baik di sisi Allah SWT. Padahal, perasaan tersebut merupakan bisikan setan yang ingin mengusik kekhusyukan salat seseorang.

Demikianlah informasi mengenai tipu daya yang dilakukan oleh setan ketika manusia tengah melaksanakan salat. Sudah seharusnya Anda senantiasa meminta perlindungan dari Allah SWT agar terhindar dari segala godaan setan yang menjerumuskan tersebut. Wallahu A’lam. (infoyunik.com/Putri)


Berita PortalMadura
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE