Bentuk Tim Investigasi Tragedi 13 Maret, Kapolres Sumenep Janji Hasilnya Diumumkan ke Publik

Penulis: TaufikurrahmanEditor: Putri Kuzaifah
Bentuk Tim Investigasi Tragedi 13 Maret Kapolres Sumenep Janji Hasilnya Diumumkan ke Publik
Megang mic, Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya (Taufikurrahman @portalmadura.com)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sumenep – Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya mengungkapkan, lembaganya sudah membentuk tim khusus untuk melakukan investigasi maupun tindakan yang terjadi pada tragedi penembakan, Minggu (13/3/2022) sore.

“Sudah dibentuk tim khusus dalam rangka melakukan investigasi peristiwa maupun tindakan yang terjadi. Mari kita tunggu bersama-sama, semoga berjalan dengan lancar,” kata Rahman Wijaya, saat menemui massa aksi aktifis GMNI, KNPI Jatim dan warga Kecamatan Ganding, Sumenep, di depan Mapolres Sumenep.

Pada Minggu (13/3/2022) pukul 16.30 WIB, Tim Resmob Polres Sumenep melakukan penembakan di Jl. Adhirasa, Kolor, Sumenep. Sasarannya, Herman (24), warga Dusun Polay Timur, Desa Gadu Timur, Kecamatan Ganding, Sumenep. Pria tersebut, disebut-sebut pelaku tindak pidana kriminal atau begal motor, korbannya seorang perempuan.

Baca Juga:  Pembinaan Khatib di Sumenep, Densus 88 Gandeng Pemkab dan Kemenag

Rahman Wijaya berjanji hasil kerja dari tim khusus tersebut, akan diumumkan ke publik. “Apabila kegiatan investigas selesai, nanti akan disampaikan ke publik,” ujar Rahman Wijaya, senada dengan tuntutan peserta aksi.

Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya juga menandatangani berkas tuntutan peserta aksi. Massa aksi yang dikawal ketat aparat kepolisian itu berlangsung damai dan akhirnya membubarkan diri dengan tertib.(*)

Baca Juga :

Desak Usut Tragedi 13 Maret, Berbagai Elemen Demo Polres Sumenep

Pria Yang Ditembak Mati Bukan Begal, Tapi Setres: Polisi Didesak Bertanggungjawab

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.