oleh

Berat Raskin Berkurang, Diduga Bocor di Jalan

PortalMadura.com, Sumenep – Program pengentasan warga miskin berupa bantuan beras miskin (raskin) selalu mengundang persoalan. Kini, di kecamatan Nonggunong, Pulau Sepudi, Sumenep, Madura, Jawa Timur terjadi kekurangan berat dari 15 kg menjadi 12 kg per sak.

“Kami telah mendapatkan laporan dari warga Nonggunong, bahwa disana raskin tidak sesuai timbangan, yang seharusnya 15 kg ternyata tinggal 12 kg,” kata Sekretaris Komisi A DPRD Sumenep, Moh Riadi, Selasa (25/03/2014).

Guna memastikan berkurangnya berat raskin itu dari Bulog atau justru dijalan, Komisi A langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Bulog. Hasilnya, berat raskin di Bulog benar yakni 15 kg.

iklan hari santri

“Ternyata setelah kami timbang raskin yang ada di Bulog beratnya sesuai, berarti berkurangnya itu terjadi dijalan sebelum sampai dititik pendistribusian akhir,” terangnya.

Dia menduga, berkurangnya berat raskin itu terjadi karena minimnya pengawasan setelah keluar dari Bulog hingga titik terakhir distribusi.

“Kurangnya berat raskin itu karena lemahnya pengawasan saat pendistribusian,” ungkapnya.

Pagu raskin untuk kecamatan Nonggunong, Pulau Sepudi mencapai 39.450 ton. Sedangkan untuk pagu raskin sekabupaten Sumenep mencapai 1.745.670 ton. (arif/htn)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.