oleh

Berikut Cara Mengetahui Perbedaan antara Azab, Ujian, dan Musibah

PortalMadura.Com – Dunia adalah alam kehidupan bagi manusia untuk berlomba-lomba mengumpulkan amalan saleh untuk bekal kehidupan akhirat kelak. Namanya lomba tidak akan lepas dari halangan dan rintangan. Dalam kehidupan nyata, rintangan ini adalah ujian yang diberikan Allah SWT kepada hambaNya untuk menguji kesabaran dan ketaatannya.

Dalam hidup kita sering mendapatkan masalah yang sering terjadi, sehingga kita kadang menyebutnya dengan azab, ujian, dan musibah, padahal pengertian dari ketiganya berbeda. Sudah pasti setiap orang akan merasakannya, dan hal itu bisa menjadi jembatan bagi semua hambaNya untuk mendekatkan diri kepada Tuhannya.

Dilansir dari laman Dakta.Com, Kamis (1/10/2020), dibawah ini cara mengetahui perbedaan antara azab, ujian, dan musibah:

Azab

Orang yang Allah SWT timpakan azab adalah mereka yang berbuat maksiat dengan harapan mereka kembali ke jalan Allah.

Misalnya, ada seorang Muslim kaya raya tetapi sering berbuat maksiat. Atas kemaksiatan nya itu Allah timpakan azab berupa penyakit yang tidak ada obatnya seperti kanker, dan semacamnya.

Ketika datang penyakit, Muslim tersebut sadar atas segala dosa yang telah diperbuatnya sehingga ia pun sadar dan menghabiskan masa hidup nya dengan berbuat kebaikan di jalan Allah. Maka itu lah yang disebut azab.

Ujian

Ujian adalah sesuatu yang sifat nya bisa menyenangkan tetapi juga bisa menyulitkan. Artinya, yang mana kenikmatan juga bisa disebut ujian dari Allah SWT.

Seperti halnya, kita punya harta banyak itu adalah ujian. Sebagaimana firman Allah Azza wa Jalla berfirman: “Kamu benar-benar akan diuji pada hartamu dan dirimu.” (Qs. Al-Imran : 186)

Musibah

Sesungguhnya musibah itu sesuatu yang dibenci oleh manusia yang bisa berupa kehilangan, sakit, menderita, dan sebagainya. Perlu diketahui bahwa ujian dan musibah itu adalah suatu hal yang ditimpakan kepada orang yang beriman yang merupakan bagian dari takdir Allah Yang Maha Bijaksana.

Allah taala berfirman: “Tidaklah menimpa suatu musibah kecuali dengan izin Allah. Barang siapa yang beriman kepada Allah maka Allah akan berikan petunjuk ke dalam hatinya.” (Qs. At-Taghabun: 11).

Rewriter : Muthmainnatul Lizamah
Sumber : dakta.com

Komentar