oleh

Bersiul di Malam Hari Dapat Mengundang Makhluk Halus, Banarkah?

PortalMadura.Com – Mungkin Anda pernah mendengar berbagai mitos yang beredar di negeri ini. Ya, tak dapat dipungkiri masyarakat Indonsia dengan berbagai latar budaya yang berbeda tentu tidak akan lepas dari adanya mitos-mitos yang beredar setiap daerah. Dari hal yang dianggap biasa dan bisa diterima oleh akal bahkan dipercaya sampai mitos yang menyeramkan sekalipun. Salah satunya adalah larangan bersiul di malam hari karena dipercaya dapat memanggil makhluk halus. Apalagi jika bersiul dengan gaya menirukan suara burung. Namun, benarkah demikian? berikut penjelaannya.

Berdasarkan kepercayaan masyarakat Jawa, suara siulan dipercaya dapat memanggil kemamang, salah satu jenis makhluk halus. Bila Anda tiba-tiba mendengar suara balasan, itu menandakan bahwa ada makhluk halus yang merasa terganggu, sekaligus bisa menjadi pertanda buruk.

Namun, ada juga yang mengatakan bahwa larangan bersiul di malam hari dibuat agar tidak mengganggu tetangga yang sedang beristirahat. Apalagi pada zaman dahulu, suasana desa cenderung sepi ketika malam sudah tiba.

Tidak hanya itu, suara siulan juga sering digunakan oleh para pasukan pengintai untuk memberikan kode. Apabila seseorang bersiul sembarangan di malam hari, hal tersebut dikhawatirkan dapat menggangu kode yang diberikan oleh para pasukan pengintai. Tak heran jika kemudian muncul larangan bersiul masih terbawa hingga saat ini.

Memang, tidak dapat dipungkiri bahwa bersiul merupakan salah satu kegiatan yang sangat menyenangkan.Terutama ketika Anda sedang mendengarkan lantunan lagu, lalu mengikuti iramanya dengan suara siulan. Rasanya sungguh membuat hati gembira bukan ? Tapi, tahukah Anda bahwa ternyata larangan bersiul juga disebutkan dalam hukum Islam. Hal itu dijelaskan dalam surah Al-Anfal ayat 35.

“Sembahyang mereka di sekitar Baitullah itu, lain tidak hanyalah siulan dan tepukan tangan. Maka rasakanlah azab disebabkan kekafiranmu itu.” (QS : Al-Anfal : 35).

Hukum bersiul kemudian ditafsirkan lebih lanjut oleh Al-Jashas.

“Siulan dan tepukan tangan dinamakan shalat, karena orang musyrikin menjadikan siulan dan tepuk tangan sebagai pengganti doa dan tasbih. Ada yang mengatakan, mereka bersiul dan bernyanyi ketika sedang beribadah.” (Ahkam al-Quran, 3/76).

Pertanyaannya sekarang, apakah benar mitos bersiul di malam hari bisa memanggil makhluk halus? Atau hanya sebuah mitos belaka? Ditambah lagi fakta bahwa kebiasaan ini dijelaskan dalam ajaran Islam. Wallahuallam bishawab. Semoga informasi di atas bermanfaat. (okezone.com/Nanik)


Tirto.ID
Loading...

Komentar