oleh

Berusaha Hancurkan Citra KPK, PDIP Pasti Kandas di 2019

PortalMadura.Com, Jakarta – Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID) Jajat Nurjaman mengatakan, serangan all out PDIP melalui Sekjendnya Hasto Kristiyanto kepada KPK yang mengungkapkan bahwa Abraham Samad pernah melobi ingin menjadi cawapres Jokowi dan digagalkan oleh tersangka kasus rekening gendut Komjen Budi Gunawan yang sedang ditangani oleh KPK merupakan tuduhan serius dan bisa merusak citra KPK.

“Ketika KPK dibawa ke ranah politik, hal ini mengingatkan kita ketika Rezim SBY berkuasa, yang mana saat itu ketua KPK Antasari Azhar menjadi tumbal politik. Melihat fenomena yang demikian bukan tidak mungkin hal tersebut akan terulang dan tumbal politiknya adalah Abraham Samad,” ujar Jajat dalam rilisnya yang diterima Redaksi PortalMadura.Com, Kamis (22/1/2015).

Jajat menambahkan, bila terbukti benar bukan tidak mungkin Abraham Samad akan tersingkir dari jabatannya sebagai pimpinan KPK. Pasalnya, saat ini PDIP merupakan partai penguasa pemerintahan. Namun, serangan tersebut justru sebaliknya akan menjadi catatan buruk bagi pemerintahan Jokowi dan PDIP.

“Masyarakat akan jernih melihat secara obyektif  dibalik serangan politis PDIP terhadap KPK, karena umumnya masyarakat mengakui dan mengapresiasi kinerja KPK dalam pemberantasan korupsi, kedepannya bukan tidak mungkin partai pemenang pemilu 2014 akan ditinggalkan Konstituen dan kehilangan kepercayaan masyarakat”, tutup Jajat.(rls/htn)


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE