BNN Musnahkan 114 Kilogram Sabu, 59 Ribu Butir Ekstasi

Avatar of PortalMadura.Com
BNN Musnahkan 114 Kilogram Sabu, 59 Ribu Butir Ekstasi
:Kepala Badan Narkotika Nasional Komjen Heru Winarko saat pemusnahan barang bukti narkotika di Jakarta, 27 September 2018. (Megiza Asmail - Anadolu Agency)

PortalMadura.Com, – Sebanyak 114 kilogram sabu dan lebih dari 59 ribu butir ekstasi hasil dari pengungkapan kasus penyalahgunaan narkotik dimusnahkan Badan Narkotika Nasional (), Kamis. Barang bukti narkotik tersebut merupakan hasil penangkapan sepanjang Agustus hingga September tahun ini.

“Barang bukti didapat dari lima kasus yang berbeda,” kata Kepala BNN Komjen Heru Winarko. Rinciannya, lanjut Heru, total barang bukti yang dimusnahkan sabu seberat 114,74 kg, ekstasi 59.895 butir dan AMB Fubinaca seberat 494,6 gram. dilaporkan Anadolu Agency, Kamis (27/9/2018).

Untuk kasus pertama, Heru bertutur, sabu seberat 31,4 kilogram ditemukan saat penangkapan empat orang tersangka di Rokan Hilir, Riau.

“Keempat pelaku yakni JM, S, RS dan DP saat itu membawa 30 bungkus sabu dengan berat 31,45 kg dari Malaysia,” kata dia.

Kemudian, di kasus selanjutnya, BNN menyita 30 ribu ekstasi saat penangkapan lima orang tersangka di Dumai, Riau, pada 18 Agustus. Satu hari berselang, tiga orang di Kubu Raya, Pontianak, Kalimantan Barat dicokok petugas BNN dengan barang bukti 10,11 kilogram sabu.

Sedangkan untuk kasus keempat, 73,5 kilogram sabu dan 30 ribu butir ekstasi disita dari empat orang di perairan Aceh Timur, Aceh Tamiang. Heru mengatakan keempat orang tersebut bertugas sebagai kurir yang mengantar narkotik milik anggota DPRD Langkat bernama Ibrahim Hasan.

Adapun penyitaan barang bukti narkotik pada kasus kelima didapati dari paket kiriman asal China di Kawasan Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Paket seberat 499,6 gram itu berisi narkotik golongan I jenis AMB Fubinaca.

Pemusnahan barang bukti narkotik kali ini merupakan yang ke-11 kalinya sepanjang 2018.

“Dari hasil tangkapan kami, diperkirakan lebih dari 634 ribu anak bangsa selamat dari penyalahgunaan narkotik,” kata Heru. (AA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.