Bulan Syawal, Ini 5 Perang Besar yang Terjadi

Editor: Desy Wulandari
Bulan Syawal, Ini 5 Perang Besar yang Terjadi
Ilustrasi (okezone.com)
    Bagikan:

PortalMadura.Com – Masuk di bulan Syawal, umat Islam dianjurkan lebih meningkatkan ketakwaan pada Allah SWT dengan melakukan berbagai amalan, wajib maupun sunah. Selain itu, ada juga peristiwa besar tepatnya peperangan antara kaum muslim dengan Quraisy.

Ada beberapa perang besar yang terjadi di bulan Syawal yang perlu umat Islam ketahui. Apa saja? Sebagaimana dilansir PortalMadura.Com dari laman okezone.com, berikut ini penjelesalannya:

Perang Hunain

Perang Hunain terjadi pada tahun 8 hijriah bulan Syawal. Ketika itu umat Islam menghadapi dua sekutu, yakni Suku Hawazin dan Suku Tsaqif. Perang Hunain berlangsung 14 hari dan setelahnya Rasulullah SAW berhasil memimpin kaum Muslimin dalam merebut Kota Makkah tanpa pertumpahan darah.

Perang Khandaq

Perang Khandaq atau Perang Parit juga berlangsung pada bulan Syawal, tepatnya tahun kelima setelah hijrah. Dalam perang ini Rasulullah SAW menghimpun strategi perang yang cukup canggih. Strategi cerdas itu dicetuskan seorang Persia-Muslim yakni sahabat Salman al Farisi.

Baca Juga:  Benarkah Dahi Hitam Sebagai Tanda Sujud? Ini Jawabannya

Total pasukan Muslim di Perang Khandaq mencapai 3.000 orang. Sedangkan pasukan musyrikin sebanyak 1.000 orang. Dalam perang ini, kubu musyrikin mengalami kekalahan telak, karena diterjang angin puyuh setelah menunggu lama di luar parit.

Perang Bani Qainuqa

Perang ini terjadi pada tahun kedua hijrah bulan Syawal. Perang ini dipicu strategi kaum Yahudi untuk menghancurkan umat Islam dari dalam Kota Madinah. Kaum Muslimin di Madinah pun menghadapi fitnah yang dilancarkan kaum Yahudi.

Saat itu Rasulullah SAW mengambil tindakan tegas dengan mengusir kaum Yahudi yang sudah melewati ambang batas tindakan keji fitnah dan adu domba. Mereka harus keluar dari Madinah.

Perang Bani Sulaim

Perang ini terjadi pada tahun kedua hijrah bulan Syawal. Lokasinya ada di Kadri. Saat itu pasukan Muslim berjumlah 200 orang yang berangkat menuju Qarqarah al Kadri.

Rasulullah SAW memimpin langsung pasukan dalam menghadapi Bani Sulaim dan Gathafan. Akhirnya musuh-musuh umat Islam pun melarikan diri.

Baca Juga:  4 Keistimewaan Salat Tahajud 7 Hari 7 Malam

Perang Uhud

Perang Uhud yang pecah pada 15 Syawal, yakni tiga tahun setelah hijrahnya Rasulullah SAW. Sebanyak 700 pasukan Muslim berhadapan dengan sekira 3.000 pasukan musyrikin. Peristiwa itu pun diabadikan dalam ayat-ayat suci Alquran.

Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman yang artinya: “Dan (ingatlah), ketika kamu berangkat pada pagi hari dari (rumah) keluargamu akan menempatkan para mukmin pada beberapa tempat untuk berperang. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS Ali Imran: 121)

Allahu a’lam bishawab.


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.