oleh

Bupati Menilai Tak Gampang Pimpin Sumenep

PortalMadura.Com, Sumenep – Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, A. Busyro Karim mengatakan, tidak gampang memimpin kabupaten di ujung timur Pulau Garam Madura ini. Pasalnya, kabupaten yang memiliki program kunjungan wisata atau visit sejak 2018 mempunyai wilayah daratan dan kepulauan. Bahkan, ada 126 pulau yang berpenghuni dan jaraknya relatif jauh.

“Menjadi pemimpin di Sumenep ini jangan disamakan dengan daerah lain, karena di Sumenep ini ada pulau-pulau yang secara geografis terpisah dari daratan,” kata Bupati Sumenep, A. Busyro Karim, Rabu (12/2/2020).

Bupati dua periode ini menerangkan, memimpin Sumenep jangan disamakan dengan daerah lain, misalnya Surabaya atau DKI Jakarta. Di sana (Surabaya dan DKI, red) tidak memiliki kepulauan yang sangat luas dan anggarannya pun jauh lebih besar dibandingkan Sumenep.

“Di Sumenep, sudah memiliki kepulauan yang jarak tempuhnya sangat jauh, anggaran untuk pembangunannya pun relatif kecil. Ini yang membedakan. Bu Risma sukses memimpin Kota Surabaya, tapi belum tentu bisa menjadi pemimpin di Sumenep,” jelasnya.

Di tahun politik ini banyak tokoh atau bakal calon yang bermunculan. Namun, kata Bupati, mereka harus tahu kondisi riil masyarakat Sumenep, baik yang ada di daratan maupun kepulauan. Dengan demikian, para calon tidak hanya dapat mengumbar janji, tapi mereka benar-benar menyiapkan konsep pembangunan Sumenep lima tahun ke depan.

Baca Juga : Penghasilan Tetap Kades di Sumenep Resmi Naik Sejak Januari 2020

“Selama ini kami di pemerintahan telah berupaya untuk terus melakukan penyetaraan pembangunan antara daratan dan kepulauan. Semoga pemimpin yang akan datang bisa melanjutkan pembangunan Sumenep ke arah yang lebih baik lagi,” harapnya.

Komentar