oleh

Bupati Sumenep Sebut Objek Wisata Akan Dibuka Jika Pengelola Penuhi Syarat Ini

PortalMadura.Com, Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tengah mengkaji kesiapan pembukaan objek pariwisata yang tutup sejak bulan Maret 2020 akibat wabah virus corona.

Bupati Sumenep, A Busyro Karim menyampaikan, pembukaan pariwisata harus seiring dengan kesiapan dari para pengelola wisata itu sendiri. “Kalau memang siap kapan pun bisa saja dibuka,” katanya, Senin (8/6/2020).

Menuju kehidupan tatanan baru atau yang disebut dengan new normal life banyak aspek yang perlu dipersiapkan, baik dari pengelola, keselamatan pengunjung maupun dari para pekerja sektor pariwisata.

“Keselamatan semua unsur harus menjadi prioritas, baik masyarakat (pengunjung), pekerja dan pengelola. Pastikan aman dari corona,” ujarnya.

Maka pihak pengelola objek wisata, harus benar-benar memerhatikan penerapan protokol kesehatan Covid-19. “Itu harus dibuktikan di lapangan,” tegasnya.

Soal dampak ekonomi karena wabah corona, semua sektor merasakan dampaknya. “Itu tidak hanya pada sektor wisata. Semua terdampak,” katanya.

Namun, bagi Busyro, keselamatan jiwa adalah paling utama dan wajib diselamatkan dari virus corona.

“Kesiapan dalam penerapan protokol kesehatan harus menjadi prioritas. Buktikan di lapangan, baru bisa menuju new normal,” kembali menegaskan.

Pihaknya mengembalikan kesiapan menuju new normal life kepada para pengelola objek wisata di Sumenep.

“Kalau pengelola wisata sanggup melaksanakan (protokol kesehatan), kapan pun bisa dibuka,” ujarnya.

Sebelumnya, pelaku pariwisata di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menyatakan siap menyambut new normal atau tatanan kehidupan baru pada masa pandemi corona (Covid-19).

Alat Pelindung Diri (APD) seperti face shield dan masker serta lainnya mulai disalurkan. Bahkan, aturan protokol kesehatan di sektor wisata terus disosialisasikan.

“Kami sudah siap menyambut tatanan baru. Dari hasil swadaya dan tanpa bantuan dari pemerintah untuk perangkat APD sudah disalurkan,” terang pengelola wisata Gua Soekarno Sumenep, Syaiful Anwar, Minggu (7/6/2020).

Ia menjelaskan, para pelaku wisata di Sumenep kompak untuk menyambut tatanan baru, baik pihak pengelola hotel, kafe dan tempat-tempat kuliner lainnya.

“Konsep new normal plus Prosedur Operasi Standar (SOP) sesuai protokol kesehatan di tempat wisata juga disosialisasikan bersama-sama relawan,” katanya.

Baca Juga : Face Shield & APD Corona Disalurkan, Pelaku Wisata Sumenep Siap Sambut New Normal

(*)

Penulis : Taufikurrahman
Editor : Nurul Hijriyah
Tirto.ID
Loading...

Komentar