Caleg Kurang Minat Ikuti Dzikir Pemilu Damai

Avatar of PortalMadura.com
portalmadura.com
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Pamekasan – Agenda Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menggelar dzikir akbar untuk pemilu damai di Masjid Agung Asy Syuhada, ternyata kurang diminati para caleg, Sabtu (15/3/2014).

Hal itu terbukti, dari 483 calon legislatif (caleg) dari 12 Parpol peserta Pemilu di Pamekasan, tidak sampai  50 persen yang hadir dalam acara tersebut. Sehingga kegiatannya dinilai kurang meriah.

Sejumlah panitia mengaku sudah memberikan undangan kepada seluruh parpol peserta pemilu untuk selanjutnya disampaikan kepada pada calegnya.

“Saya sudah sampaikan undangan jauh-jauh hari sebelumnya agar kegiatan jelang pemilu ini berlangsung sukses dan semarak,” kata Agus Kasianto, anggota KPU Pamekasan, Sabtu (15/3/2014).

Baca Juga:  Anggota Dewan Desak Pemkab Sampang Segera Gelar Pilkades Serentak

Usai dzikir akbar tersebut, agenda selanjutnya pawai seluruh parpol dan caleg dari Masjid Agung Asy Syuhada ke arah barat menuju Pendopo Ronggosukowati Pamekasan.

Agus Kasianto jug bilang, agenda tersebut sebagai komitmen bersama menciptakan pemilu damai di Pamekasan, ditandai dengan tanda tangan kesepakatan menjaga Pamekasan damai di atas selembar baleho.

“Kita berharap semua pihak mendukung ini, dan pelaksanaan Pemilu di Pamekasan benar-benar berjalan aman dan damai,” jelasnya.

Sementara Panwas Pamekasan Sapto Wahyuono ketika dimintai konfirmasi, sempat menyayangkan tempat deklarasi damai tersebut. Agenda dzikirnya dinilai sangat bagus, namuan ketika peserta dzikir menggunakan atribut partai, dinilai kurang pantas. Meski tidak melanggar namun pihaknya hanya menyayangkan saja.

Baca Juga:  Ketua DPRD Sumenep Ambil Sumpah Anggota Dewan PAW

“Kayak tidak ada tempat lagi, ketika atribut parpol masuk masjid bagaimana gitu ya, saya hanya menyangkan saja lah,” katanya pendek. (reiza/htn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.