oleh

Cuaca Buruk, Warga Pesisir Utara Pamekasan Ngungsi

PAMEKASAN (PortalMadura) – Cuaca buruk disertai gelombang tinggi yang mencapai 6 meter menerjang puluhan rumah warga di Desa Tlontoh Ares Kecamatan Pasean, Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Akibatnya, sedikitnya 51 rumah rusak parah dan warga yang dekat dengan bibir pantai memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman, terutama pada malam hari. Karena ombak besar dan angin kencang biasanya datang pada malam hari.

“Kalau malam bisa dikatakan sebagai kampung mati, karena hanya beberapa orang yang tinggal di rumah untuk menjaga harta mereka,” kata Zainal, warga setempat, Jumat (31/1/2014).

Menurut Zainal, gelombang tinggi mulai menghantui warga nelayan di Desa Tlontoh Ares itu sudah terjadi sejak beberapa pekan terakhir ini. Tidak hanya itu, gelombang tinggi masuk ke dalam pemukiman warga, bahkan ketika malam tiba air laut akan melewati tingginya atap rumah penduduk.

“Kalau cuaca sudah diprediksi sangat buruk di malam hari, warga sudah pasti mengungsi meninggalkan kampung mereka dan memilih di tempat yang sangat aman,” jelasnya.

Zainal mengungkapkan, kampung pesisir yang dihuni kurang lebih 200 kepala keluarga itu, seperti kampung mati ketika gelombang mengamuk. Hanya sebagian warga terutama laki-laki memilih untuk tetap tinggal karena takut harta bendanya terhanyut dibawa gelombang.

“Para nelayan memilih untuk tidak melaut dan membawa perahu mereka menjauh dari bibir pantai, agar tidak terseret gelombang. Dan para nelayan memilih memperbaiki perahunya sambil menunggu cuaca normal,” pungkasnya.(reiza/htn)


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE