Daftar BPJS, Masyarakat Pamekasan Enggan ke Mall Pelayanan Public

Avatar of PortalMadura.com
Daftar BPJS, Masyarakat Pamekasan Enggan ke Mall Pelayanan Public
dok. Kepala Bidang SDM Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan, Eko D Kesdu (Foto: Marzukiy)

PortalMadura.Com, – Jumlah peminat yang hendak mendaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan melalui mall pelayanan public Pamekasan, Madura, Jawa Timur, sangat minim.

Kepala Bidang SDM Umum dan Komunikasi Publik , Eko D Kesdu mengatakan, sejauh ini masyarakat masih enggan mendaftar atau konsultasi kepada BPJS Kesehatan yang ‘mangkal’ di mall pelayanan public yang berlokasi di Islamic Center. Pihaknya lebih banyak melayani masyarakat di Kantor BPJS sendiri.

“Di mall pelayanan public itu tidak banyak, rata-rata setiap hari antar lima sampai sepuluh orang, baik yang daftar atau sekadar konsultasi. Mungkin masyarakat lebih sreg ke kita, padahal kadang-kadang hanya minta informasi,” katanya, Selasa (28/5/2019).

Pria asal Solo Jawa Tengah ini menduga, masyarakat kemungkinan tidak tahu jika BPJS Kesehatan juga melayani di mall pelayanan public sama seperti instansi pelayanan lainnya. Akibatnya, masyarakat hanya terpusat di kantor BPJS untuk mendapatkan layanan.

Baca Juga : Polres Sumenep Musnahkan Ratusan Botol Miras

“Padahal kalau hanya minta informasi BPJS itu bisa di mobile JKN atau call center, tetapi masyarakat masih banyak yang datang langsung,” tandasnya.

Mall pelayanan public merupakan program Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan yang dipusatkan di gedung Islamic Center. Masyarakat dapat mengurus segala keperluannya dalam satu atap, baik perbankan, pengurusan izin usaha, perekaman e-KTP dan keperluan administrasi lainnya.

Dapatkan Barang Elektronik Dengn Harga Termurah Cek >> Rekomendasi Elektronik.
Jangan Lupa Ikuti kami di Google Berita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.