oleh

Dampak Buruk Tak Ganti Saringan Oli Mesin

PortalMadura.Com – Hampir semua orang menginginkan bisa punya mobil dengan kondisi yang prima. Tapi, hal tersebut tentunya tidak lepas dari perawatan secara rutin pada kendaraan yang dimiliki. Salah satunya dengan mengganti filter atau saringan oli mesin.

Umumnya pemilik kendaraan hanya mengganti oli mesinnya. Padahal, fungsi dari saringan ini tidak kalah pentingnya dari oli mesin. Di mana komponen ini berfungsi untuk menyaring kotoran yang masuk ke dalam ruang bakar.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Jelang Liga 3 Jatim 2021, Madura FC Masih Butuh Empat Laga Uji Coba

Biasanya, setiap dua kali pergantian pelumas, mekanik akan menyarankan untuk mengganti penyaringnya. Hal ini tidak lain untuk membuatnya lebih awet karena tidak ada kotoran yang masuk ke dalam mesin.

Dilansir dari Liputan6.com, yang dikutip dari laman resmi Suzuki Indonesia, Selasa 25 Juni 2019, saringan oli berfungsi untuk memastikan tidak ada jelaga (butiran arang yang halus dan lunak yang terjadi dari asap lampu dan sebagainya berwarna hitam), metal atau debu yang berukuran 15-40 mikron lolos ke jalur pelumas.

Dengan kata lain, jika oli tersebut tidak disaring dengan bersih dari segala bentuk kontaminasi maka bukan tidak mungkin akan menyebabkan kotoran itu berpotensi menggores dinding mesin, dan lama kelamaan bisa merusak.

Selain itu, apabila kotoran sudah terlalu banyak menumpuk di saringan, sirkulasi oli menjadi tidak maksimal. Alhasil, fungsi oli yang bertugas sebagai pelumas dan pendingin, menjadi tidak maksimal.

Baca Juga : 5 Cara Bedakan Oli Asli dan Palsu

Anda disarankan untuk mengganti komponen tersebut di bengkel resminya. Sebab, jika Anda melakukan perawatan berkala di bengkel resmi, maka mekanik akan mengganti saringan dengan produk asli. Berbeda jika Anda melakukan servis di bengkel umum, terkadang saringan yang dipakai bukan bawaan asli mobil tersebut.

Walaupun kejadian ini jarang terjadi, namun ada kalanya bengkel tidak memiliki stok saringan yang asli. Jika sudah begitu, maka pilihannya adalah produk aftermarket.

Jadi, saat menggunakan saringan oli aftermarket, perhatikan ulir dan diameternya. Karena, ukuran lubang saringan setiap mobil tidak sama. Bila dipaksakan, maka berpotensi menimbulkan kebocoran.

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar