oleh

Data Peserta BPJS Kesehatan Amburadul

BANGKALAN (PortalMadura) –  Meskipun pemerintah sudah resmi memberlakukan undang-undang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan per 1 Januari 2014 secara Nasional, namun data peserta di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, masih amburadul, Jum’at (3/1/2013)

“Untuk semua data peserta BPJS kesehatan yang melakukan transormasi dari PT. Jamsostek dan TNI Polri yang aktif belum masuk semua, terbukti tadi ada peserta Jamsostek datang ke sini setelah di cek datanya belum ada,” ujar Eko Durianto Kesdu, Kepala Operasional BPJS Kesehatan Kabupaten Bangkalan.

Sebenarnya menurut Kesdu, semua data tersebut terakhir masuk tanggal 31 Desember 2013, sehingga data yang ada saat ini hanya peserta PT. Askes sebanyak 40 ribu lebih.

“Kalau sudah terkumpul semua data itu, baik dari Jamsostek dan TNI Polri yang aktif serta peserta Jamkesmas akan bertambah 600 ribu peserta untuk Bangkalan,” ungkapnya.

Sebagai pihak penyelenggara di tingkat kabupaten, pihaknya hanya menunggu data dari pusat, Sebab yang melakukan migrasi data langsung dari pusat, bukan dari kabupaten masing-masing.

“Dengan diberlakukannya UU itu, semua peserta Askes, Jamsostek, Jamkesmas, TNI Polri, jaminan kesehatannya menjadi satu di BPJS Kesehatan, jadi tidak ada perpedaan antara PNS dan Swasta semuanya sama dan bagi per orangan punyak kesempatan untuk mendaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan yang dinamakan peserta mandiri,” tukasnya. (atc/htn)


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE