oleh

Defisit APBN Hingga Akhir Agustus Capai Rp 199 Triliun

PortalMadura.Com – Kementerian Keuangan menjabarkan realisasi defisit anggaran hingga akhir Agustus 2019 mencapai Rp 199,1 triliun atau mencapai 1,24 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan, defisit ini melebar dari periode yang sama tahun lalu dengan jumlah Rp 150,5 triliun atau 1,02 persen terhadap PDB.

“Ada kenaikan defisit yang cukup besar yaitu 0,22 persen,” ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (24/9/2019).

Menurut dia, realisasi defisit tersebut berasal dari pendapatan negara hingga akhir bulan lalu yang mencapai Rp 1.189,3 triliun, atau 54,9 persen dari target dalam APBN 2019 yang sebesar Rp 2.165,1 triliun.

Sementara belanja negara hingga akhir Agustus mencapai Rp 1.388,3 triliun atau 56,4 persen dari target APBN 2019 yang mencapai Rp 2.461,1 triliun.

Menteri Sri Mulyani menjabarkan pendapatan negara hingga Agustus 2019 hanya tumbuh 3,2 persen dibandingkan tahun lalu.

“Pertumbuhan tersebut melambat jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang pertumbuhannya mencapai 18,4 persen,” kata Menteri Sri Mulyani.

Bila dirinci, penerimaan pajak dan bea cukai atau perpajakan hingga akhir Agustus 2019 baru mencapai Rp 920,2 triliun atau 51,5 persen dari target APBN 2019 yang sebesar Rp 1.786,4 triliun.

Penerimaan perpajakan tumbuh hanya 1,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan jauh lebih rendah dibandingkan Agustus 2018 yang tumbuh hingga 16,5 persen.

Sementara untuk belanja negara, hingga akhir bulan lalu pertumbuhannya hanya 6,5 persen dibandingkan periode yang sama 2018.

Pertumbuhan ini melambat dibandingkan Agustus 2018 yang mampu tumbuh 8,8 persen.

Bila diuraikan, belanja negara terdiri dari belanja kementerian dan lembaga (K/L) mencapai Rp 481,7 triliun atau tumbuh 9 persen dibandingkan Agustus 2018.

Sementara belanja non K/L mencapai Rp 376 triliun atau tumbuh 4,3 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Selanjutnya, transfer ke daerah dan dana desa hingga akhir Agustus mencapai Rp 530,6 triliun atau tumbuh 5,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Secara rinci, realisasi transfer ke daerah mencapai Rp 488,4 triliun atau tumbuh 5 persen dibandingkan tahun lalu dan dana desa mencapai Rp 42,2 triliun atau tumbuh 16,4 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Rewriter : Putri Kuzaifah
Sumber : Anadolu Agency
Tirto.ID
Loading...

Komentar