Demokrat Sumenep, Hanafi: Lebih baik tidak berkoalisi dari pada menyakiti

  • Bagikan
Demokrat
Demokrat

PortalMadura.Com, Sumenep – Koalisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur yang disinyalir pecah akibat “kudeta” pada jabatan Ketua Komisi I DPRD Sumenep dari kader PDI Perjuangan ke PKB mendapat respon dari kader Demokrat setempat, Moh hanafi.

“Lebih baik tidak berkoalisi dari pada menyakiti,” ujar Moh Hanafi yang juga Wakil Ketua DPRD Sumenep, pada PortalMadura.Com via telepon, Sabtu (21/10/2017) malam.

Menurutnya, dari awal Demokrat sudah ditinggal oleh sejumlah partai politik yang mempunyai wakil di parlemen, sehingga Demokrat tidak berkoalisi dalam proses “bagi-bagi jabatan” di legislatif.

Meski ia tidak dalam rangka mengoreksi koalisi yang dibangun PKB dan PDI Perjuangan di parlemen, namun dengan peristiwa tersebut berarti koalisi yang dibangun selama tidak solid.

“Tapi maaf, Demokrat tidak dalam posisi menilai dapur koalisi mereka (PKB dan PDI Perjuangan, red), tapi Demokrat akan melihat apa yang akan terjadi kedepannya. Lihat saja apa perkembangannya,” pungkasnya seraya meminta mengakhiri wawancara dengan PortalMadura.Com.

Baca: Parlemen, Koalisi PKB dan PDI Perjuangan Sumenep “Porak-poranda”

Catatan PortalMadura.Com, koalisi terbangun di DPRD Sumenep tidak hanya PKB dengan PDI Perjuangan. Namun partai lain, seperti Partai Amanat Nasional (PAN), Gerindra dan PPP ada dalam lingkup koalisi tersebut.

Peristiswa pergantian jabatan pernah terjadi juga pada episode sebelumnya, yakni Ketua Komsi II dari kader Gerindra diganti kader Golkar.(Hartono)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.