oleh

Desak Pemda Ajukan Tambahan CPNS Jalur K2 Ke Pusat

SUMENEP (PortalMadura) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, Madura, Jawa Timur berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat meminta tambahan tingkat kelulusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari Jalur Tenaga Harian Lepas (THL) Katagori II (K2).

Pasalnya, selain kebutuhannya masih banyak, juga K2 yang gagal dalam seleksi itu mayoritas sudah mengabdi kepada negara puluhan tahun.

“Kalau melihat kebutuhanya, memang masih banyak, sebisa mungkin pemkab mengupayakan agar ada penambahan lagi dari hasil seleksi K2 yang telah diumumkan itu,” kata Moh Riadi, sekretaris Komisi A DPRD Sumenep, Selasa (25/02/14).

Jika memang tidak bisa diluluskan semua, mereka (THL K2) harus mendapatkan perhatian layaknya CPNS, sebab sudah belasan tahun mengabdikan diri kepada negara dengan upah seadanya.

“Kalau nanti ada pengangkatan CPNS dari jalur umum, semua THL harus diprioritaskan,” ungkapnya.

Hasil pengumuman seleksi CPNS jalur THL K2, Sumenep mendapatkan jatah sebanyak 261 orang dari tenaga teknis, tenaga medis dan tenaga pengajar.

Setelah hasil seleksi diumumkan, otomatis K2 seluruh Indonesia dikembalikan kepada Pemkab masing-masing dan tidak ada lagi istilah THL K2, sehingga kedepan, pegawai pemerintah hanya ada dua jenis, yakni pegawai negeri sipil (PNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). (arif/htn)

-
-

Komentar