oleh

Desak Pengusutan Hilangnya Aset Negara, Warga Sampang Ngeluruk Pemkab

SAMPANG (PortalMadura) – Masyarakat Kabupaten Sampang, yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Aset Negara atau Daerah, ngeluruk kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat. Jumat(11/10). Mereka mempertanyakan tindak lanjut hilangnya aset negara yang ada di rumah Dinas Wakil Bupati Sampang.

Korlap Aksi Nurul Hidayat dalam orasinya mengatakan, bahwa masyarakat Sampang sangat kecewa terhadap pemerintah daerah yang hingga saat ini belum ada tindak lanjut terkait hilangnya aset negara tersebut.

“Kami sangat kecewa dengan pemerintah daerah, sampai saat ini belum ada sikap apapun dengan penggelapan aset negara itu,”

Setelah berorasi, 25 orang perwakilan diperbolehkan masuk kantor pemkab untuk bertemu bupati dan wakilnya.

Namun sayang, bupati dan wakil bupati sedang tidak ada ditempat. Mereka hanya ditemui Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sampang Phutut Budi Santosa.

Saat ditanya kejelasan tentang dugaan hilangnya aset negara yang ada di rumah Dinas Wabup. Justru Sekda membantah jika ada beberapa aset negara yang hilang,

“Sampai saat ini, kami tidak merasa kehilangan, kalau sudah gak merasa kehilangan mau gimana lagi,” dalihnya.

Merasa tidak puas dengan pernyataan Sekdakab, massa pun langsung bergerak ke kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang. Mereka bertemu dengan Halil, salah seorang anggota Komisi A.

“Memang ada aset yang hilang. Dewan sudah memanggil pihak-pihak terkait agar membuat laporan kehilangan, karena itu sudah merugikan negara,” ujarnya tanpa menyebutkan jenis barang yang hilang dimaksud.(lora/htn).

-
-

Komentar