oleh

Dianggap Keramat, Ikan Mimi Dipelihara Warga Sampang

SAMPANG (PortalMadura) – Warga jalan Diponoroga, Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan kota Sampang, Madura, Jawa Timur sempat dihebohkan dengan penemuan ikan Mimi yang dinilainya langka dan keramat. IKan yang mengandung toksin (Racun) tersebut didapat oleh Zairofi (38), warga setempat saat mancing.

“Selama saya senang mancing ikan, tidak pernah mendapatkan ikan Mimi (Mi’ Emi, Madura). Sehingga tetangga juga banyak yang mau melihat ikan ini yang dinilainya langka dan keramat,” kata Zairofi, Minggu (10/11/2013)

Bahkan, sebagian warga ada yang menyarankan agar dipelihara karena dikenal keramat. “Saya juga tidak tahu soal ikan Mimi. Akan saya pelihara saja, semoga ada berkahnya,” tukasnya.

Sumber wikipedia, ikan mimi, atau mintuna, ialah beberapa jenis hewan beruas (artropoda) yang menghuni perairan dangkal wilayah paya-paya dan kawasan mangrove yang berbentuk seperti ladam kuda berekor. Semuanya (empat jenis) termasuk dalam keluarga Limulidae dan menjadi wakil dari bangsa Xiphosurida yang masih bertahan hidup.

Cetakan fosil hewan ini tidak mengalami perubahan bentuk berarti sejak masa Devon (400-250 juta tahun yang lalu) dibandingkan dengan bentuknya yang sekarang, meskipun jenisnya tidak sama. Mimi adalah nama dalam bahasa Jawa untuk yang berkelamin jantan dan mintuna adalah untuk yang berkelamin betina.

Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai horseshoe crab. Belangkas mudah ditangkap di tepi-tepi pantai. Sekitar 500.000 belangkas setiap tahun dikumpulkan di pesisir Timur AS, diatur di bawah hukum antarnegara bagian.

Sumber lain menyebutkan, jika ikan mimi dan mintuna ini, merupakan ikan yang ajaib. Kedua ikan tersebut tidak dapat dipisahkan. Jika ikan pasangan ini dipisahkan, maka keduanya dipastikan mati.

Sedangkan ditengah masyarakat beredar cerita, bahwa jika dimasak tidak bersamaan maka ikan tersebut akan beracun, tetapi jika dimasak bersamaan ikan ini dapat dikonsumsi (wallahuaklam).

Maka kemudian filosofi pasangan cinta sejati itu sering digambarkan dengan “mimi lan mintuna”, kesetiaan ikan mimi lan mintuna tiada tandingan saling menjaga setia sampai mati.

Tak ayal, jika dalam budaya Jawa, sering dijumpai doa yang terucap “Dadio pasangan koyo mimi lan mintuno”.(heryfosil/lora/htn).

-
-
Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE