oleh

Dilarang Wawancara, Menpera Ke Rumah Warga Syiah

SAMPANG (PortalMadura) – Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz bersama para ulama yang tergabung dalam Badan Silaturahmi Ulama se-Madura (Bassra) sekitar pukul 11.30 WIB melakukan pertemuan tertutup di Pondok Pesantren Darul Ulum Desa Gersempal Kecamatan Omben Sampang, Kamis (20/2/2014).

Namun sayangnya, kedatang Menpera tersebut tidak boleh diliput oleh media, beberapa awak media yang datang tidak bisa mengambil gambar dna mewawancarai Menpera.

“Mohon maaf dek, bapak menteri tidak bisa di wawancarai,” ujar salah seorang pejabat dilokasi.

Berdasarkan sejumlah sumber, pertemuan antara ulama Bassra dengan Menpera, salah satunya untuk memberikan bantuan bangunan milik warga Syiah di Karang Gayam dan Blu’uran yang rusak saat konflik.

“Untuk kelanjutan pembangunan rumah warga yang rusak akibat konflik,” terang sekretaris Daerah Kabupaten Sampang Phutut Budhi Santoso.

Setelah melakukan pertemuan secara tertutup Djan Farid bersama seluruh rombongan langsung menuju Desa Karang Gayam dan Blu’uran guna meninjau 69 rumah milik warga Syiah yang di bakar massa saat terjadinya konflik.(lora/htn)


Komentar