oleh

Dinilai Fantastis, LP2KP Pertanyakan Anggaran Pers

PAMEKASAN (PortalMadura) – Lembaga Pemantau Penyelenggaraan Keuangan Pemerintah (LP2KP) Pamekasan, Madura, Jawa Timur mendatangi kantor Sekretaris Kabupaten Pamekasan untuk mempertanyakan beberapa hal terkait keuangan di dua bagian kesekretariatan, Rabu (5/3/2014).

Dua bagian yang disorot itu adalah masing-masing Bagian Umum dan Bagian Humas protokoler. Menurut Hanafi Sekretaris LP2KP Pamekasan, pengeluaran anggaran di dua bagian sekretariat itu dinilai kurang transparan tapi anggarannya cukup fantastis dan nyaris tidak masuk akal.

“Dibagian Umum ada anggaran pengadaan mobil yang mencapai Rp 700 juta lebih, yang anggarannya sama dengan biaya pemeliharaan. Sedangkan di Bagian Humas terdapat pos pembiayaan koordinasi pers dan pemberitaan mencapai 1 miliar rupiah lebih,” katanya, dalam audensi di ruang Sekkab Pamekasan.

Oleh sebab itu, Hanafi berharap, dengan adanya klarifikasi itu ke depan ada transparansi penggunaan anggaran di dua bagian dan secara umum di seluruh SKPD Pamekasan. Dan penggunaannya benar efektif dan efisien.

“Klarifikasi ini hanya untuk memastikan bahwa semua anggaran yang tercatat dalam APBD 2013 dan 2014 ini benar-benar dikerjakan sesuai dengan rincian anggaran (nomor kelatur),” jelasnya.

Ia juga menjelaskan adanya beberapa rincian anggaran, Interaktif dan jumpa pers bupati (pertriwulan) Rp 220.000.000, asumsi Rp 18.333.333. Kemudian Pendukung kegiatan keprotokolan bupati/wabup (menyertai liputan/transport) Rp 479.870,000 asumsi Rp 39.989.167. Selanjutnya, Peliputan berita melalui media cetak dan elektronik (ADV) dianggarkan Rp 800.000.000 asumsi Rp 66.666.667. Koordinasi pers (diluar kegiatan lain) Rp 672.081.740 asumsi Rp 56.006.812.

“Banyak lagi yang kita temukan dan itu perlu adanya transparansi penggunaan agar teman-teman pers juga tau uang itu digunakan kemana dan untuk apa,” ujar Hanafi.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pamekasan, Alwi Beq mengatakan,  pihaknya akan mencatat semua aspirasi itu dan akan melakukan penggunaan anggaran lebih transparan lagi dimasa- masa yang akan datang.

“Jadi, saya berterima kasih adanya saran dan kritik ini, mudah-mudahan kita ke depan bisa lebih terbuka dalam penggunaan anggaran,” tandasnya.(reiza/htn)


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 komentar

  1. Semoga dengan upaya yang dilakukan oleh Pemerintah akan menjadikan sumenep lebihh baik,
    dan dekedepan proses lelang lebih transparan dan lebih terbuka agar supaya semua rekanan yang sudah memenuhi syarat sesuai dengan aturan ikut ambil bagian dalam pembangunan Kabupaten Sumenep.
    Terima kasih

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE