oleh

Disperta Ajukan Penambahan Pupuk Bersubsidi

SUMENEP (PortalMadura) – Mengantisipasi terjadinya kelangkaan pupuk ditingkat petani, Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (Disperta) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mengajukan penambahan pupuk bersubsidi sebesar 2.120 ton untuk musim hujan kedua (MH 2) tahun 2013 ini.

“Kami mengusulkan penambahan pupuk untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan pupuk dimusim hujan kedua ini,” kata Kurratul Aini, Kabid Sumber Daya dan Penyuluhan, Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (Disperta), Selasa (10/12/13).

Penambahan ini sebagai bentuk antisipasi terhadap kekurangan stok pupuk. Sebab, setiap tahun menjelang musim tanam di MH 2 ini sering terjadi kekurangan stok meski sebenarnya kuotanya sudah disesuaikan dengan jumlah kebutuhan riil para petani.

“Ini hanya antisipasi, tapi kami optimis persediaan pupuk masih cukup,” ujarnya.

Dia memaparkan, harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi di Kabupaten Sumenep seharga Rp 90 ribu per sak yang berisi 50 kg. “HET pupuk sebesar Rp90 ribu per saknya,” urainya.

Jumlah total kelompok tani dan kelompok wanita tani (KWT) di Sumenep sebanyak 3.271. Kelompok tani sebanyak 2.757 kelompok dan 534 KWT.(arif/htn).


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.