DPT Pileg Pamekasan Berkurang, Golput Diprediksi Naik

PAMEKASAN (PortalMadura) – Meskipun Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu Legislatif 2014 sudah di tetapkan di Jakarta, namun sejumlah politisi di Pamekasan menilai penetapan DPT tidak sesuai harapan.

DPT terakhir Pamekasan berkurang atau ada selisih dibanding verifikasi awal di KPU Propinsi pada 20 Oktober 2013 di Jawa Timur, yaitu sebanyak 478 calon pemilih. Sebelumnya hasil verifikasi sebanyak 679.004 pemilih, dengan rincian laki-laki 329.324 dan perempuan 349.680. Sedangkan pada 1 November 2013 kembali ditetapan menjadi 678.526 calon pemilih, dengan rincian laki-laki 329.123 dan perempuan 349.403.

Heru Budi Prayitno Sekretaris DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Pamekasan menjelaskan, selama ini varifikasi DPT di Pamekasan terkesan asal-asalan dan panitia pemilu tidak turun langsung ke lapangan. Bahkan parpol selalu terlambat untuk menerima DPT lengkapnya.

“DPT yang ditetapkan itu terkesan asal-asalan karena kerja KPU hanya di atas meja, tidak turun ke rumah-rumah warga,” kata Heru, Selasa (5/11/2013).

Hal senada juga disampaikan Agus Sujarwadi, Ketua Partai Gerindra Pamekasan. Menurutnya, sosialisasi DPT tidak maksimal sehingga akan menambah jumlah golput saat pemilu legislative. Dan pihaknya meminta kader partainya untuk mengecek sendiri para konstituennya.

Baca Juga

“Jelas golput akan tinggi pada pemilu legislatif nanti, karena sosialisasi tidak maksimal dan tidak adanya pendataan secara menyeluruh,” jelas Agus.

Sementara Ahmad Husaifi Anggota Panwas Pamekasan juga mengatakan, DPT Pamekasan sudah berdasar hasil verifikasi dan penetapan di tingkat Kabupaten dan Propinsi. Sehingga DPT tersebut, juga sudah di tetapkan di Jakarta kemarin.

“Berkurang atau selisih 478 orang dari verifikasi pertama itu, disebabkan karena muncul nama ganda, sebanyak 462 orang. Data warga meninggal 11 orang, pindah atau keluar domisili 74 orang dan warga domisili masuk 69 orang,” paparnya. (reiza/htn)

Dapatkan Barang Elektronik Dengn Harga Termurah Cek >> Rekomendasi Elektronik.
Jangan Lupa Ikuti kami di Google Berita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.