oleh

Dua Distributor Pupuk Kehabisan Stok

SUMENEP (PortalMadura) – Dua distributor pupuk bersubsidi di Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur kehabisan stok pupuk. Akibatnya, para petani yang akan menebus pupuk harus tertunda.

Wakil Ketua Komisi B, DPRD Sumenep, Dwita Andriani menyatakan, ada laporan masyarakat bahwa terjadi kelangkaan pupuk, namun setelah pihaknya kroscek kebawah ternyata menemukan dua distributor pupuk bersubsidi di Kecamatan Manding mengalami kekosongan stok sejak dua pekan terakhir ini.

“Kondisi kosongnya stok pupuk bersubsidi itu berdampak negatif pada para petani yang saat ini sudah mulai menanam padi,” kata Dwita Andriani, Senin (9/12/13).

Menurut Ita, sapaan akrab Dwita Andriani, selain di Manding, pihaknya juga menemukan minimnya stok pupuk di salah satu distributor pupuk di Kecamatan Saronggi.

“Kami juga menemukan satu distributor pupuk di Saronggi yang mengalami persediaan pupuknya minim. Jika dikalkulasi dengan kebutuhan petani saat ini, masih kurang 12 ton pupuk,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan pupuk, pihaknya berjanji akan terus mengawasi sejumlah distributor pupuk baik didaratan maupun dikepulauan. Sedangkan kuota pupuk bersubsidi tahun ini untuk Kabupaten Sumenep mencapai 25 ribu ton. (arif/htn).