oleh

Dua Pasangan Capres Resmi Ditetapkan Peserta Pilpres

Jakarta – Dua pasangan calon peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden resmi mendapat pengamanan dari Kepolisian RI yang disiapkan sebanyak 372 personel, kata Anggota Komisi Pemilihan Umum Hadar Nafis Gumay di Jakarta, Sabtu.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Polri bahwa sejak ditetapkan sebagai peserta Pilpres ini, kedua pasangan itu mendapatkan fasilitas untuk pengamanan dan pengawalan yang melekat. Ada sebanyak 372 personel yang mengawal kedua pasangan calon itu,” kata Hadar di Gedung KPU Pusat.

Sebanyak 372 personel tersebut terbagi menjadi empat kelompok yang masing-masing akan mengawal satu calon presiden atau wakil presiden beserta keluarganya. Artinya, untuk satu pasang peserta Pilpres akan dikawal oleh 186 personel.

“Masing-masing pengawal itu nanti akan terbagi dalam tiga ‘shift’, dan pengamanan itu dilakukan sampai tahapan Pilpres selesai,” kata Hadar.

Sebelumnya, Asisten Operasi Kapolri Irjen Pol. Arif Wachjunadi mengatakan Polri mempersiapkan 630 personel yang tergabung dalam Satgas 5 untuk mengawal pasangan capres-cawapres sejak ditetapkan sebagai peserta Pilpres.

“Selama rangkaian kegiatan Pilpres yang akan mengamankan Satgas 5 yang bekerja mulai penetapan capres dan cawapres oleh Komisi Pemilihan Umum,” kata Arif.

Sebanyak 630 personel kepolisian tersebut terdiri atas lima kesatuan, intelijen, reserse, lalu lintas, sabhara dan brimob, yang nantinya akan mengawal segala kegiatan dua pasangan capres dan cawapres beserta keluarga mereka hingga ke daerah-daerah dalam rangka tahapan kampanye Pilpres 2014.

“Misalnya mereka (kampanye) ke Medan, dari Jakarta akan ada delapan orang polisi yang mengawal, merapat terus. Delapan personel itu untuk satu calon, jadi kalau sepasang capres dan cawapres ada 16 orang,” jelasnya.

Selain personel dari Satgas 5, petugas polisi dari kepolisian daerah (Polda) terkait juga disiagakan untuk menjaga keamanan selama aktivitas politik peserta Pilpres tersebut.

“Kalau untuk keluarga nanti akan ada polda (yang mengamankan). Misalnya, kalau Pak Hatta Polda Sumsel, Pak Joko Widodo Polda Jateng, Pak Jusuf Kalla Polda Sulsel, Pak Prabowo mungkin oleh Polda Jabar,” ujarnya.(deliknews/htn)


Tirto.ID
Loading...

Komentar