PortalMadura.com–Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Antam) Tbk mencatat kenaikan signifikan pada perdagangan Selasa (6/1). Berdasarkan data resmi dari laman logammulia.com pukul 08.50 WIB, harga emas Antam satuan 1 gram di Butik Emas LM Graha Dipta, Pulo Gadung, Jakarta, dibanderol Rp2.549.000 per batang—naik Rp34.000 dibandingkan hari sebelumnya.
Kenaikan ini memperpanjang tren penguatan selama dua hari terakhir, dengan total kenaikan mencapai Rp59.000. Bahkan, harga hari ini menjadi yang tertinggi sejak 29 Desember 2025, menandai momentum positif di awal tahun 2026 bagi para investor logam mulia.
Tak hanya harga jual, nilai buyback atau pembelian kembali emas Antam juga melesat. Hari ini, harga buyback berada di level Rp2.405.000 per gram, naik Rp34.000 dari Senin (5/1).
Pergerakan harga emas Antam kali ini sejalan dengan tren global. Pada perdagangan Senin (5/1), harga emas dunia melonjak 2,73% ke level US$4.448,19 per troy ons—menjadi level tertinggi dalam sepekan terakhir dan menembus psikologis US$4.400.
Kenaikan harga emas dalam dan luar negeri mencerminkan meningkatnya permintaan aset safe-haven, didorong oleh ketidakpastian ekonomi global dan dinamika geopolitik yang terus berkembang. Bagi investor ritel di Indonesia, pergerakan ini menjadi sinyal penting untuk mengevaluasi strategi alokasi aset di awal tahun.
Harga emas Antam tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram, dengan ketentuan harga yang mengacu pada fluktuasi harian dan belum termasuk pajak sesuai regulasi berlaku.
Dengan tren penguatan yang konsisten, pelaku pasar disarankan untuk terus memantau pergerakan harga harian serta perkembangan ekonomi makro yang berpotensi memengaruhi permintaan logam mulia dalam jangka pendek maupun menengah





