oleh

FAM’S Demo BPRS Soal Hapus Tagih

PortalMadura.com, Sumenep – Sejumlah aktifis mahasiswa yang tergabung dalam Front Aksi Mahasiswa Sumenep (FAM’S) melakukan aksi unjuk rasa di kantor BPRS Bhakti Sumekar, mereka menilai BPRS telah membuat kebijakan hapus tagih yang berindikasi memperkaya diri sendiri.

“BPRS terindikasi melakukan memperkaya diri dan orang lain, karena telah melakukan hapus tagih,” teriak Hazmi, korlap aksi, Kamis (13/03/14).

Hazmi memaparkan, kondisi menejemen di Bank milik Pemkab sembrawut. Untuk itu, bupati harus bertindak tegas, karena jika dibiarkan akan berdampak pada nasabah.

“Bupati harus bisa mengontrol BPRS dan legislatif sebagai wakil rakyat, secepatnya membentuk pansus untuk menelusuri indikasi tersebut,” pintanya.

Sementara, Pjs Direktur BPRS Bhakti Sumekar, Novi Sujatmiko mengelak jika dituding melakukan hapus tagih. Sejak berdirinya BPRS hingga saat ini diakui tidak pernah melakukan hapus tagih.

“Hingga detik ini kami tidak pernah melakukan hapus tagih, kalau hapus buku, kami lakukan,” jawabnya dihadapan mahasiswa.

Novi menegaskan, hapus buku dengan hapus tagih itu sangat beda, jika hapus buku, nasabah tetap mempunyai kewajiban membayar hutangnya, tapi hapus tagih, nasabah bebas dari tagihan.

“Meski kami lakukan hapus buku, ya kami tetap menagih pada nasabah hingga membayar, kalau hapus tagih kan artinya nasabah sudah bebas dari tagihan,” pungkasnya.(arif/htn)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.