oleh

Formasa ‘Cium Aroma’ Dugaan Pungli Pembuatan SIM

PortalMadura.Com, Sampang – Forum Mahasiswa Sampang (Formasa) Jawa Timur, memprotes dugaan oknum calo pada pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang menimpa warga.

Hal ini disampaikan aktivis Formasa di Kantor Satlantas Polres Sampang saat melakukan audensi, Kamis (2/7/2020).

Ketua Formasa, Arifin menyampaikan, berdasarkan penelitian, laporan dan kajian, ada masyarakat yang membuat SIM harus membayar lebih dari nilai normal yang indikasinya masuk pada Pungutan Liar (Pungli).

“Pembuatan SIM C, masyarakat ada yang ditarik biaya sebesar Rp 850 ribu dan SIM A mencapai Rp 1 juta,” sebutnya, Kamis (2/7/2020).

Pihaknya menuding ada oknum calo atau makelar sehingga terjadi praktek pungli untuk proses pembuatan SIM agar cepat selesai, baik SIM C maupun SIM A.

“Ada indikasi antara oknum calo yang bermain dengan pihak kantor Satlantas Polres Sampang,” katanya usai audiensi.

Selain itu, Arifin juga mempermasalahkan dokumen syarat pembuatan SIM. Salah satunya prosedur tes kesehatan dan surat keterangan yang dapat dilakukan oleh dokter di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).

“Saya rasa satu surat keterangan kesehatan itu sudah cukup. Ketika dibawa ke kantor Satlantas, maka harus memenuhi tes kembali,” katanya.

Kasat Lantas Polres Sampang, AKP Ayip Rizal, membantah terhadap indikasi dugaan oknum calo yang melakukan pungli bagi masyarakat pada proses pembuatan SIM di daerahnya.

“Selama ini, kami tidak menemukan atau tidak ada laporan adanya oknum calo yang melakukan pungli untuk pembuatan SIM,” dalihnya pada PortalMadura.Com.

Baca Juga: Subsidi Listrik Diperpanjang Hingga September 2020

Namun, ia berjanji untuk mengevaluasi segala temuan yang dipaparkan mahasiswa guna memperbaiki kinerja, pelayanan dan melindungi masyarakat.

“Kami akan evaluasi sekaligus melakukan penindakan jika memang ada oknum calo yang melakukan pungli terhadap masyarakat yang akan membuat SIM,” pungkasnya.(*)

Penulis : Rafi
Editor : Lisa Mana L

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.