oleh

Guru Sertifikasi di Pamekasan Dipastikan Tidak Dapat BLT Covid-19

PortalMadura.Com, Pamekasan – Guru yang mendapat tunjangan profesi guru di bawah naungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, dipastikan tidak akan memperoleh Bantuan Langsung Tunai (BLT) Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Kepala Disdik Pamekasan, Akhmad Zaini mengungkapkan, guru yang mendapatkan BLT covid-19 adalah guru non kategori yang terdaftar di data pokok pendidikan (dapodik) atau sistem pendataan skala nasional yang terpadu.

“Mulai kemarin tidak ada di surat edaran itu kalau guru sertifikasi dapat BLT. Cuman, bunyinya (guru) yang ada di dapodik,” katanya ketika dikonfirmasi PortalMadura.Com, Kamis (28/5/2020).

Dia tidak menampik jika sebelumnya pihaknya berencana untuk juga memberikan BLT kepada guru sertifikasi tersebut, tetapi ada perubahan.

“Ya itu kemaren lusa memang begitu. Hari ini ada penjelasan resmi hasil atensi. Begitulah situasi sekarang serba berubah setiap saat,” kilahnya.

Baca Juga: Ketika Kafe di Sumenep Jadi Posko Covid-19, Tanggalkan Ego Bisnis, Kedepankan Rasa Kemanusiaan

Dalam surat edaran (SE) terbaru Dinas Pendidikan Pamekasan tertanggal 28 Mei 2020 nomor 800/416/432.301/2020 menerangkan bahwa calon penerima BLT tidak pernah atau sedang menerima paket bantuan jaring pengaman sosial penanganan dan pencegahan dampak pandemi covid-19, atau bantuan langsung tunai.

Kemudian tidak mendapatkan Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sejenisnya, baik secara individu maupun keluarga dalam satu Kepala Keluarga (KK) melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau non-DTKS. Selain itu, calon penerima bukan pendidik yang sedang dan atau sudah menerima dana tunjangan profesi guru (dana sertifikasi).

“Guru yang terdaftar di dapodik itu yang mendapatkan BLT, dan bukan guru sertifikasi,” pungkasnya.

Penulis : Marzukiy
Editor : Nurul Hijriyah
Tirto.ID
Loading...

Komentar