oleh

Guys, Ini yang Terjadi pada Penis Saat Ereksi

PortalMadura.Com – Saat bercinta dengan pasangan, ereksi yang terjadi berasal dari otak yang direspon sistem saraf terhadap rangsangan erotis. Tahukah Anda bahwa ternyata ereksi yang terjadi itu diatur di dalam jaringan penis, saraf dan pembuluh darah. Oleh karena itu, ereksi membutuhkan kekuatan aliran darah yang baik.

Proses terjadinya ereksi dari perubahan pada penis dari lembek menjadi bengkak hingga kaku dimulai saat otak merasakan adanya sesuatu yang menggembirakan. Kemudian rangsangan dikirim dari otak ke bagian bawah sumsum tulang belakang, melalui saraf pelvis, dan ke penis.

Setelah itu, rangsangan dari saraf (kemungkinan besar disebabkan oleh oksida nitrat, molekul gas) menyebabkan otot penis menjadi rileks. Hal tersebut memungkinkan peningkatan jumlah darah mengalir melalui arteri sehingga mengisi ruang di dalam batang penis. Aliran darah harus meningkat hingga sekitar enam kali lipat dari tingkat normal.

Peningkatan aliran darah ini membuat penis menjadi lebih panjang, lebih lebar, dan lebih keras. Layaknya spons, jaringan pada batang penis akan berkembang dengan cepat sehingga penis membesar.

Penis pun menjadi kaku dan tegak. Pada kondisi ini, penetrasi cocok dilakukan. Selama aliran darah dipertahankan, ereksi tetap bisa bertahan lama. (liputan6.com/Desy)


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE