Hadapi Persela, Laga Hidup Mati Bagi

Asep Berlian Ingin Rebut Posisi Inti di Madura United
dok. Pemain FC (Foto: Marzukiy)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Pamekasan – Manajer FC, Haruna Soemitro, mengingatkan para pemainnya agar tidak berleha-leha jelang kontra Persela pada babak 8 besar Piala Presiden 2019 yang akan tersaji di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (31/3/2019).

Warning sang manajer ini tentu bukan alasan, selain tidak pernah menang di Stadion Surajaya sebagai kandang Laskar Joko Tingkir, Laskar Sape Kerrab masih kurang tajam di lini depan. Sementara, laga babak 8 besar tersebut menerapkan sistem gugur, tidak ada leg pertama dan kedua.

Apabila kalah dalam laga yang bermain di kandang lawan tersebut, otomatis gugur. Sehingga kesempatan itu akan menjadi laga hidup dan mati bagi kedua tim, terutama yang menargetkan juara Piala Presiden 2019.

Baca Juga:  Viral Wanita GNOC, Diduga asal Batuputih Sumenep

“Ingat, hanya tim yang siap nanti yang akan menang dan lolos ke babak semifinal. Pertandingan hanya single match, tidak ada harapan leg pertama atau kedua. Maka kami warning lebih dini,” tegas Haruna, Selasa (26/3/2019).

Baca Juga : Pria Ini Keliling Indonesia Habiskan 33 Sepeda Ontel, Koleksi 3,5 Juta Tanda Tangan

Dalam laga uji coba terakhir melawan tim Pra-Pon Jawa Timur di Stadion Gelora Bangkalan beberapa hari yang lalu, gol sangat memprihatinkan. Yakni menang dengan skor tipis 2-1 lantaran lini depan kurang beringas.

“Itu menjadi pelajaran, pasti jajaran pelatih akan segera membenahi. Meski menang, hilangnya beberapa pemain ke timnas membuat kita sulit cetak gol,” tandasnya.

Baca Juga:  Ziarah Makam Raja Joharsari, Baca Surah Ini Agar Allah Cepat Kabulkan Hajatnya

Dia tidak menampik jika melawan Persela bukan perkara mudah, selain catatan buruk di Stadion Surajaya, Persela lolos ke babak 8 besar sebagai juara grup. Sementara, lolos sebagai runner up.


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.