oleh

Hadrah Ruddat, Bupati, “Semaju-majunya negara kesenian tradisional tetap dilestarikan”

PortalMadura.Com, Sumenep – Pada malam ke 21 Ramadhan 1436 Hijriah ada nuansa berbeda di lapangan Gotong Royong, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Para aktivis PMII Kabupaten Sumenep, menggelar Pekan Ramadhan Kreatif 2015. Di acara itu, dilaksanakan lomba Hadrah Ruddat se-Sumenep.

Bupati Sumenep, A Buya Busyro Karim yang hadir untuk membuka acara itu, mengungkapkan, kesenian tradisional perlu terus dipupuk, karena bagian dari kekayaan masyarakat.

“Semaju-majunya negara, kesenian tradisional tetap dilestarikan” ujar Busyro, Senin malam (6/7/2015).

Ia yang baru datang dari Colombia mencontohkan, negara maju seperti Amerika masih menyajikan kesenian tradisional dalam rangka menyambut datangnya musim semi.

“Saya 10 hari acara disana (Colombia, red), 2 hari diajak keliling kemana-mana untuk tour dan masih ada kesenian tradisional yang disajikan dengan baik,” katanya.

Bahkan, salah satu peninggalan sejarah yang masih diabadikan dan menjadi tempat wisata berupa gereja garam yang harus melewati terowongan sepanjang 7 km.

“Kondisinya masih utuh dan dilestarikan,” tegasnya.


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.